"Mulai Senin, MRT Jakarta tidak berhenti dan tidak memberangkatkan penumpang dari tiga stasiun, yaitu Stasiun ASEAN, Stasiun Blok A, dan Stasiun Haji Nawi," imbuh Effendi dalam keterangannya, Minggu (19/4).
Selain penghentian operasional di stasiun tersebut, PT MRT juga membatasi waktu keberangkatan. Untuk setiap waktu tunggu akan ditambah headway selama 30 menit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari bersama-sama cegah penyebaran virus corona (covid-19) dengan terus menjaga kesehatan, kebersihan diri (personal hygiene), dan membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak," terang Effendi.
Diketahui, hingga hari ini, jumlah masyarakat yang dinyatakan positif terjangkit virus corona di Jakarta tembus 3.033 kasus. Dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ada 1.838 atau sekitar 61 persen masyarakat positif yang kini tengah menjalani perawatan.
Lihat juga:Dua Dokter di Kota Yogyakarta Positif Corona |
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) sejak 10 April dan dijadwalkan berakhir pada 23 April 2020.
Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memperpanjang PSBB, namun belum ada penjelasan lebih lanjut terkait wacana perpanjangan ini.
[Gambas:Video CNN]
(ctr/bir)