Konvoi Motor Sport Disetop Polisi, Mayoritas Pengendara Kabur

CNN Indonesia | Senin, 20/04/2020 17:35 WIB
Petugas polantas menilang pengendara motor menggunakan aplikasi e-tilang saat razia kendaraan di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Rabu, 4 Januari 2017. Pemberlakuan e-tilang ini terintegrasi dengan pengadilan dan kejaksaan. Pengendara diwajibkan membayar denda maksimal sesuai pasal yang dilanggar. CNN Indonesia/Safir Makki Ilustrasi tilang. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menghentikan aksi kebut-kebutan sejumlah pengendara motor sport di Jalan Pattimura, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kepala Satuan Pengamanan dan Pengawalan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Argo Wiyono mengatakan kejadian itu terjadi pada Minggu (19/4).

"Jadi kejadiannya hari Minggu kemaren, pagi-pagi, jadi Minggu pagi selalu ada kerawanan motor yang ngebut sepanjang Jalan Pattimura itu," kata dia, saat dihubungi, Senin (20/4).


Disampaikan Argo, lokasi tersebut merupakan salah satu pos penjagaan anggota Patwal. Sebab, di lokasi itu kerap dijadikan sebagai lokasi kebut-kebutan para pengendara sepeda motor.

Argo mengungkapkan saat kejadian pada Minggu (19/4) kemarin, setidaknya ada sekitar 20 kendaraan motor sport yang melakukan aksi kebut-kebutan.

[Gambas:Video CNN]
Namun, tak semua pengendara motor mengikuti imbauan polisi untuk berhenti. Sebagian besar justru langsung melarikan diri.

"Selama jam 7 sampai jam 9 pagi itu kurang lebih ada 20 motor yang diberhentikan, tapi selektif, tidak semua motor diberhentikan, dia ngebut iring-iringan baru kita berhentikan," tutur Argo.

Dalam video yang beredar, diketahui hanya dua pemotor saja yang berhenti. Sedangkan sisanya, menurut Argo, tidak kembali meski kepolisian telah meminta yang bersangkutan untuk memanggil rekan-rekannya yang lain.

Argo menyebut pihaknya juga tidak melakukan tindakan tilang, melainkan hanya memberikan teguran saja. Selain itu, lanjutnya, juga diberikan imbauan kepada pemotor, salah satunya untuk mengganti knalpot motor sesuai standar.

"Iya diberikan imbauan, diberikan teguran," ucap Argo.

Aksi kebut-kebutan para pengendara motor sport itu sebelumnya beredar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @rahf.mv.

[Gambas:Instagram]
Unggahan itu memperlihatkan iring-iringan motor sport berkecepatan tinggi yang kemudian melambat begitu ada operasi polisi. Sebagian besar tampak seperti motor Kawasaki Ninja RR dan Honda CBR.

Perekam video yang diduga salah satu anggota konvoi menyetop kendaraannya sesuai arahan petugas. Namun, sebagian besar menghindari petugas dengan tetap mengebut di sela-sela antara trotoar dan polisi. Alih-alih menyetop, petugas memilih menghindari tabrakan.

(dis/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK