Polri: Kejahatan Meningkat Selama PSBB, Pencurian Mendominasi

CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2020 21:50 WIB
Petugas kepolisian memperlihatkan tersangka pelaku bersama barang bukti pencurian dan pembiusan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (3/9). Kepolisian setempat mengamankan lima tersangka sindikat kejahatan pencurian dengan modus memberikan minuman yang telah dicampur obat bius terhadap para TKI di Bandara Soekarno Hatta. ANTARA FOTO/Lucky R./kye/15 Mabes Polri menyebutkan evaluasi tindak kejahatan pada minggu ke-15 dan 16 secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar 11,80 persen. (ANTARA FOTO/Lucky R)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menjelaskan angka kejahatan meningkat selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku sejak pekan sebelumnya di beberapa wilayah.

"Berdasarkan evaluasi untuk tindak kejahatan pada minggu ke-15 dan 16, secara keseluruhan mengalami angka peningkatan sebesar 11,80 persen," kata Asep di Mabes Polri, Senin (20/4).

Menurut dia, tren kejahatan yang mengalami peningkatan terbanyak saat ini adalah pencurian dengan pemberatan (curat). Namun Asep tidak menjelaskan secara rinci daerah mana saja yang menjadi pusat kejahatan seperti itu.


Kendati demikian, meskipun angka kejahatan meningkat, namun Asep mengatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) masih terjaga dan terkendali.

Dia menyatakan aparat kepolisian akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang membahayakan masyarakat di tengah situasi pandemi corona saat ini.

Polri: Kejahatan Meningkat Selama PSBB, Pencurian MendominasiKepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
"Hal ini tentunya untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat dan mengurangi ruang gerak para pelaku kejahatan," jelas Asep.

Dalam beberapa hari belakangan selama penerapan PSBB, kerap kali terjadi kejahatan pencurian di Ibu Kota. Misalnya, aksi perampokan minimarket di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (16/4) dini hari. Namun, aksi pencurian itu terungkap oleh anggota Satreskrim Polres Metro Jaktim yang saat itu tengah berpatroli.

Dalam kasus ini, polisi menangkap tiga pelaku. Namun, karena salah satu pelaku sempat berusaha melawan akhirnya dilakukan tindakan tegas. Saat ini, polisi juga masih memburu satu DPO berinisial A.

Polda Metro Jaya pun mengamini bahwa minimarket menjadi salah satu sasaran aksi kejahatan saat ini.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, hal itu tidak lepas dari imbauan agar masyarakat tinggal di rumah selama pandemi virus corona saat ini. Alhasil, para pelaku kejahatan pun mengubah target sasaran mereka.

"Beberapa minimarket juga yang dijadikan sasaran, karena sekarang rumah kan sudah agak jarang, pergeseran-pergeseran itu ada," kata Yusri kepada CNNIndonesia.com, Senin (20/4). (mjo/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER