27 Ribu Kendaraan Keluar DKI Sebelum Hari 1 Larangan Mudik

CNN Indonesia | Jumat, 24/04/2020 14:16 WIB
Ratusan kendaraan mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (9/6). Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik di Pelabuhan Merak berlangsung sejak 8 Juni malam hingga 9 Juni. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/18. Ilustrasi arus kendaraan. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat ada 27 ribu kendaraan keluar Jakarta via tol Cikarang Utama sehari sebelum pemberlakuan larangan mudik, Kamis (23/4). Angka itu mengalami peningkatan 2.000 kendaraan dari hari sebelumnya.

Mulai Jumat (24/4), kebijakan larangan mudik diberlakukan. Mobilitas orang keluar Jabodetabek pun dilarang, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

"Tanggal 23 (tercatat kendaraan melintas sebanyak) 27 ribu," kata Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomi Yogo kepada wartawan, Jumat (24/4).


Sambodo menuturkan jumlah itu mengalami peningkatan jika dibandingkan pada hari Rabu (22/4).

"Tanggal 22 (jumlah kendaraan melintas sebanyak) 25 ribu," ucap Sambodo.

Terkait kebijakan larangan mudik, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 18 pos pengamanan terpadu untuk menyekat dan mengawasi lalu lintas orang keluar maupun masuk wilayah Jabodetabek.

Usai larangan mudik diberlakukan, Ditlantas Polda Metro Jaya mulai melakukan penyekatan di di Gerbang Tol Bitung, Tangerang dan Gerbang Tol Cikarang Barat, Bekasi sejak Jumat (24/4) pukul 00.00 WIB.

H-1 Mudik Dilarang, Polisi Sebut 27 Ribu Kendaraan Keluar DKIFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Dari penyekatan yang dilakukan hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 1.181 kendaraan diminta putar balik ke wilayah Jabodetabek. Rinciannya, 498 kendaraan di gerbang tol Bitung dan 683 kendaraan di gerbang tol Cikarang.

Di hari pertama pemberlakukan larangan mudik, arus lalu lintas di ruas Tol Jagorawi relatif sepi. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Bogor dan Ciawi pun terpantau lancar.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, di lokasi, pada Jumat (24/4) sekitar pukul 11.00 WIB, terlihat kendaraan di ruas Tol Jagorawi melaju dengan cukup cepat. Pun di arah sebaliknya juga kondisi lalu lintas terlihat sepi.


Sepanjang jalan juga tidak terlihat ada pos titik pemeriksaan ataupun petugas yang berjaga di ruas Tol Jagorawi.

Kendaraan dari arah Jakarta yang masuk melalui Tol Lingkar Luar juga tak dialihkan ke Tol Cawang sebagaimana informasi yang beredar sebelumnya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya memutuskan untuk melarang mudik lebaran 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Pelarangan mudik ini untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

(dis/dmr/arh)

[Gambas:Video CNN]