Pemkab Simeulue Aceh Terapkan Jam Malam Cegah Warga Berkumpul

CNN Indonesia | Kamis, 30/04/2020 21:00 WIB
Personel TNI menjaga jalan di Banda Aceh untuk mengawasi warga yang keluyuran di malam hari. Kabupaten Simeulue, Aceh menerapkan jam malam untuk mencegah kerumunan warga pada malam hari. Ilustrasi (CNN Indonesia/Dani Randi)
Banda Aceh, CNN Indonesia -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue, Aceh menerapkan jam malam untuk mencegah kerumunan warga pada malam hari. Kebijakan jam malam ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Covid-19 Simeulue, Ali Muhayatsyah mengatakan kebijakan itu diambil lantaran masih banyaknya warga yang abai terkait protokol kesehatan. Seperti, berkumpul di warung kopi, restoran hingga ke tempat-tempat wisata.


Menurut Ali, jam malam berlaku mulai pukul 23.00 sampai 04.00 WIB dan sudah berjalan sejak kemarin, Rabu (29/4). Pada jam tersebut banyak warga yang berkerumun setelah ibadah salat tarawih.


"Imbauan sudah kami lakukan, tapi warga tetap tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga kebijakan jam malam kami terapkan kembali," kata Ali saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (30/4).

Ali meminta aktivitas sosial masyarakat pada waktu tersebut wajib dihentikan. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk melakukan patroli pada waktu jam malam.

Menurutnya, selama jam malam, semua warung kopi, restoran dan tempat-tempat lainnya wajib tutup. Pihaknya menyiapkan sejumlah sanksi untuk tempat usaha yang masih buka dan warga yang masih keluar malam.

"Jika ada yang melanggar, ada tindakan langsung. Kalau tempat usaha akan kita sanksi hingga cabut izin usahanya," ujar Ali.


Sebelum Kabupaten Simeulue, Kota Langsa sudah menerapkan jam malam. Pemberlakuan jam malam di seluruh Aceh sudah pernah diterapkan oleh Pemerintah Aceh untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Namun, kebijakan itu hanya bertahan selama satu minggu, sebab banyak UMKM yang mengeluh karena penghasilannya menurun drastis.

Pasien positif virus corona di Aceh pun terus bertambah. Hingga hari ini sudah 10 orang yang positif corona dengan rincian, lima dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia, dan empat masih dirawat di rumah sakit. (dra/fra)

[Gambas:Video CNN]