Pemerintah Kaji Opsi Cuti Lebaran Digabung Libur Idul Adha

CNN Indonesia | Senin, 04/05/2020 13:37 WIB
Sejumlah warga membawa barang bawaan menuju bis antar provinsi untuk mudik lebih awal di Terminal Bis Pakupatan, Serang, Banten, Kamis (23/4/2020). Meski pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2020, sejumlah warga tetap pulang ke kampung halamannya sebelum puasa dengan alasan sudah tidak ada pekerjaan meski nantinya harus menjalani isolasi mandiri.  ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/nz Setelah memutuskan menggeser cuti bersama lebaran ke akhir tahun, pemerintah kini mengkaji opsi cuti bersama digeser Juli. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mempertimbangkan opsi lain dalam penetapan cuti bersama lebaran Hari Raya Idul Fitri 2020. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sempat mengusulkan agar cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 H digabungkan dengan Libur Hari Raya Idul Adha pada Juli mendatang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam keterangan persnya, Senin (4/5) mengatakan, Moeldoko sempat mengusulkan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Setelah mendengar masukan tersebut, menurut Doni, Presiden Jokowi akan mempertimbangkan secara matang.

"Tadi Bapak KSP memberi masukan presiden, minta dipertimbangkan mana yang lebih baik apakah waktu Idul Adha pada akhir Juli atau tetap akhir tahun ini," kata Doni.

Atas masukan itu, Jokowi kemudian meminta Moeldoko melakukan kajian dua opsi cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.


Namun begitu, menurut Doni, opsi perubahan cuti bersama itu tetap tergantung pada kesungguhan masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan selama wabah virus corona.

"Semakin taat patuh mengikuti protokol kesehatan, semakin kita cepat normal, normal baru pakai masker, jaga jarak, menjalankan protokol kesehatan," ujar Doni.

Sebelumnya pemerintah menetapkan perubahan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yang semula tanggal 26-29 Mei 2020, dicabut dan digeser ke akhir tahun pada tanggal 28-31 Desember 2020.

Perubahan cuti bersama ini mengubah Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 174 Tahun 2020, Nomor 01 Tahun 2020 dan Nomor 01 Tahun 2020.

Kebijakan ini menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi dalam rapat Antisipasi Mudik Lebaran pada tanggal 2 April 2020 terkait Imbauan Tidak Mudik dan Penggantian Libur Lebaran tahun 2020.

Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ini dituangkan kembali dalam Revisi SKB 3 Menteri Nomor 391 Tahun 2020, Nomor 02 Tahun 2020 dan Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 728 Tahun 2019, Nomor 213 Tahun 2019, Nomor 01 Tahun 2019 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020. (dmi/sur)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK