Bramantyo mengatakan pemerintah sebaiknya memberikan bantuan langsung tunai (BLT) seperti yang pernah berjalan di pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan pengalaman ini, diharapkan penyaluran BLT bisa lebih cepat dan tepat sasaran dibandingkan menjalankan program-program baru," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith SubastianInfografis Rincian Penggunaan Anggaran Kartu Prakerja 2020 |
"Mengingat dampak negatif Covid-19 terhadap tenaga kerja, pendapatan masyarakat otomatis ikut menurun. Oleh karena itu, dengan BLT diharapkan masyarakat dapat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan dasar," katanya.
Sebelumnya, pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja di tengah pandemi virus corona. Program itu awalnya adalah janji kampanye Jokowi untuk mempersiapkan SDM Indonesia.
Namun saat corona menghantam Indonesia, pemerintah membuat Kartu Prakerja sebagai bantuan sosial. Sebanyak 5,6 juta orang jadi target peserta pelatihan. Selain itu, program pelatihan yang awalnya direncanakan tatap muka (offline), kini menjadi online.
Pemerintah menggelontorkan Rp20 triliun, dengan rincian biaya pelatihan Rp5,6 triliun; dana insentif Rp13,45 triliun; dana survei Rp840 miliar; dan dana PMO Rp100 juta. Anggaran ini naik dua kali lipat dari yang sudah direncanakan sebelumnya yakni Rp10 triliun. (dhf/fra)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian