PSBB Jawa Barat Dimulai, Garut Hanya Terapkan Parsial

CNN Indonesia | Rabu, 06/05/2020 13:33 WIB
Suasana PSBB hari pertama di Tangerang Selatan Ilustrasi pelaksanaan PSBB. (CNN Indonesia/Prima Gumilang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Jawa Barat mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi selama 14 hari ke depan mulai hari ini, Rabu (6/5).

Namun, Pemkab Garut menyatakan pemberlakuan PSBB Jabar di wilayahnya hanya dilakukan secara parsial, atau di beberapa kecamatan saja untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan hanya 14 kecamatan dengan prioritas kawasan perkotaan dan perbatasan kota yang mengikuti penerapan PSBB Jabar. Di kabupaten itu sendiri tercatat ada 42 kecamatan.


"Checkpoint yang utama ada di Kadungora dan Limbangan (perbatasan kota)," kata Rudy di Garut, Rabu.

Sejumlah pos cek poin di Kabupaten Garut sejak, Rabu pagi sudah berdiri tenda dan sejumlah petugas yang siap melakukan penyekatan arus lalu lintas kendaraan dari luar daerah menuju Garut. Dikutip dari situs Pemkab Garut, setidaknya ada 17 titik pemantauan pos pencegatan atau checkpoint untuk pelaksanaan PSBB Jabar di wilayah tersebut.

Kabupaten Garut sendiri berbatasan dengan wilayah Kabupaten Bandung dan Sumedang di utara, Kabupaten Tasikmalaya dan Majalengka di Timur, Kabupaten Bandung dan Cianjur di barat, serta di selatan adalah samudera. Kabupaten Garut sendiri tercatat sebagai yang terluas ketiga di Jawa Barat setelah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Dilansir Antara, di salah satu pos penjagaan di kawasan Maleer, Kecamatan Banyuresmi pada pagi tadi belum ada pemeriksaan intensif terhadap warga yang melintas dengan kendaraan bermotor. Sejumlah warga juga masih tampak mengendarai sepeda motor berboncengan, bahkan ada yang tidak menggunakan masker.

Sedangkan kawasan pusat kota Garut masih terlihat aktivitas pedagang seperti biasa di pinggiran jalan, maupun sejumlah jalan utama lainnya.

Kondisi tersebut dipertanyakan sejumlah warga di Garut yang heran dengan masih adanya warga tidak menggunakan masker, bahkan tidak menjaga jarak.

"Tadi saya baru pulang belanja dari pasar, masih ada yang tidak pakai masker, mobil luar kota juga terlihat berkeliaran," kata Sopian warga Tarogong Kidul, Garut. (Antara/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK