Waketum PAN Ragukan Amien Rais Bakal Bikin Parpol Baru

CNN Indonesia | Jumat, 08/05/2020 12:53 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, saat berpidato pada Rakernas V PAN di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu, 7 Desember 2019. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Pendiri PAN Amien Rais. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meragukan Amien Rais serius meninggalkan PAN demi mendirikan partai politik baru.

Menurutnya, Amien yang merupakan salah satu pendiri PAN, memiliki rasa cinta yang besar terhadap berlambang matahari ini.

"Pertanyaannya, benarkah Pak Amien akan mendirikan partai politik baru dan akan meninggalkan PAN? Saya pribadi meragukan jika Pak Amien akan mendirikan partai politik baru, mengingat besarnya cinta Pak Amien kepada PAN," kata Viva lewat pesan singkatnya, Jumat (8/5).


Namun begitu, ia mengakui konstitusi memberikan setiap warga negara Indonesia mempunyai hak politik serta kebebasan untuk mengemukakan pendapat dan berkumpul.


Menurutnya, rencana mendirikan parpol baru sebagaimana diungkapkan sejumlah media merupakan hak politik Amien yang dijamin oleh undang-undang.

Dia melanjutkan, bila parpol baru itu benar-benar terbentuk maka Amien akan meninggalkan parpol yang dirikan bersama sejumlah tokoh lain di era Reformasi.

"Jika nantinya terwujud parpol baru yang didirikan Pak Amien, maka dapat dikatakan Pak Amien Rais meninggalkan PAN, partai yang beliau dirikan," kata dia.

"Pak Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN, di samping pendiri lainnya, yaitu Amien Rais, AM Fatwa, Gunawan Muhammad, Toety Herawaty, Albert Hasibuan, Sindhunata, Faisal Basri, Putrajaya Husein, dan lainnya," ucap Viva.


Viva juga tak memungkiri ada hubungan yang tidak terpisahkan antara Amien dan PAN. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan oleh salah satu lembaga survei di Indonesia.

"Di beberapa hasil lembaga survei menyatakan bahwa terjadi hubungan tak terpisah antara PAN dan Amien Rais," tutur Viva.

Sebelumnya, loyalis Hanafi Rais-putra Amien Rais, Muhammad Asri Anas, mengatakan bahwa pembentukan parpol baru yang digagas pihaknya masih dalam tahap perumusan konsep.

Menurutnya, pihaknya berharap parpol baru nanti yang dibentuk bisa berbasis pada intelektual, teknologi, dan memiliki big data (kumpulan data).


Asri berkata bahwa perumusan konsep itu diharapkan bisa rampung usai hari raya Idul Fitri 1441 H. Menurutnya, perumusan konsep itu sedang terkendala karena pandemi virus corona yang membuat pihaknya hanya bisa menggelar rapat secara daring.

"(Parpol barunya) nasionalis agamis, tapi intinya adalah kita ingin berbasis intelektual, teknologi, makanya sekarang misalnya sistem buat big data karena partai sekarang big data-nya enggak ada, partai besar mana pun enggak ada big data. Nah, kita harus adaptif dengan teknologi," kata Asri kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/5).

Untuk diketahui wacana pembentukan parpol baru ini dimunculkan kader PAN di barisan pendukung Mulafachri Harahap dan Hanafi usai mengalami kekalahan di Kongres V PAN, Februari 2020 silam.

Mereka mendorong agar Amien membentuk parpol baru karena merasa PAN sudah melenceng dari misi awal serta menganggap partai pimpinan Zulkifli hasan ini sekarang sebagai partai murahan. (mts/osc)

[Gambas:Video CNN]