Gubernur Edy Rahmayadi Imbau Warga Doa Bersama Hadapi Corona

CNN Indonesia | Minggu, 10/05/2020 17:47 WIB
Edy Rahmayadi saat menghadiri gelar pasukan di Lapangan Benteng Medan (Farida) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (CNN Indonesia/Farida)
Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) diimbau untuk melaksanakan doa bersama secara serentak pada Kamis, 14 Mei 2020.

Acara doa bersama ini bertujuan untuk memohon dan berdoa kepada Tuhan agar Indonesia khususnya Sumut dapat terbebas dari pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut R Sabrina, mengatakan imbauan itu sesuai dengan instruksi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.


Bahkan Gubernur Sumut telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/3859/2020, pada tanggal 8 Mei 2020 terkait dengan pelaksanaan doa bersama secara serentak menghadapi wabah Covid-19.

"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumut untuk melaksanakan doa bersama secara serentak pada tanggal 14 Mei 2020, pukul 12.30-13.00 WIB," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut R Sabrina, Minggu (10/5).


Surat edaran itu, kata Sabrina , sudah disebar ke seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati/Wali Kota se-Sumut, Kakanwil Agama Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

"Praktisi dunia pendidikan/madrasah, pimpinan lembaga pemerintah/non pemerintah," ujarnya.


Dia berharap pelaksanaan doa bersama ini dilakukan dengan berpedoman tanggal dan waktu pelaksanaan. Dilaksanakan di tempat masing-masing sesuai dengan agama yang dianut. Pelaksanaan doa bersama secara serentak ini tidak dilakukan dengan berkumpul dan membuat keramaian.



"Selain itu masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan di jalanan. Kita harapkan dalam pelaksanaan doa bersama ini tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19," kata Sabrina.


Kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) kembali melonjak tajam pada Sabtu (9/5/2020). Pasalnya ada penambahan 22 orang, sehingga total pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit menjadi 179 orang.

Bukan hanya pasien positif Covid-19 yang melonjak, bahkan pasien positif yang meninggal juga meningkat menjadi 21 orang dari sebelumnya 16 orang. Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat menjadi 158 orang, pasien positif yang sembuh ada 48 orang.
(fnr/ugo)

[Gambas:Video CNN]