Update Corona Jatim 10 Mei: 1.491 Kasus, 244 Sembuh

CNN Indonesia | Minggu, 10/05/2020 21:20 WIB
Perawat dengan mengenakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) berupa baju Hazmat (Hazardous Material) melayani pasien kedua suspect (terduga penderita) COVID-19 (Corona Virus Desease) di kamar isolasi khusus RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020). Pasien perempuan berlatar belakang buruh migran dengan inisial DS (41) dinyatakan suspect COVID-19 sehingga harus menjalani perawatan khusus di kamar isolasi Ruang Pulmonary RSUD dr. Iskak karena menderita flu dan radang tenggorokan disertai demam tinggi dengan riwayat baru melakukan perjalanan ke negara yang terpapar wabah virus Corona, yakni ke China pada 15-25 Februari 2020,  Hongkong pada 25-26 Februari 2020, dan tiba Indonesia pada 27 Februari 2020. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/ama. Ilustrasi pasien Covid-19. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Surabaya, CNN Indonesia -- Kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur, per Minggu (10/5), bertambah 83 pasien, sehingga totalnya mencapai 1.491 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dari 1.491 pasien tersebut sebanyak 1.098 pasien (73,64 persen) di antaranya masih dirawat.

"Tambahan yang terkonfirmasi positif ada 83. Dengan demikian total yang terkonfirmasi positif saat ini ada 1.491, dari jumlah itu 73,64 persen yang saat ini dirawat, atau ada 1.098 pasien," kata dia, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (10/5) malam.


Rincian tambahan 83 pasien tersebut terdiri dari 1 orang di Kabupaten Pasuruan, 2 di Jombang, 1 di Kota Probolinggo, 4 di Lamongan, 1 di Jember, 2 di Kota Malang, 2 di Kabupaten Malang, 1 di Kabupaten Kediri, 2 di Bondowoso.

Selanjutnya 1 di Kabupaten Blitar, 3 di Kabupaten Magetan, 16 di Kabupaten Sidoarjo, 2 di Kabupaten Tuban, 1 di Kabupaten Probolinggo, 2 di Pacitan dan 41 di Kota Surabaya.

"Dari 83 ini Surabaya tambah 41, cukup besar lagi adalah tambahan untuk Sidoarjo ada 16," ujarnya.

Insert Status Pasien Risiko Virus CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Lebih lanjut, jumlah pasien terkonversi negatif atau sembuh juga bertambah sebanyak 14 orang pada hari ini. Rinciannya, 1 di Kota Pasuruan, 1 di Ponorogo, 1 di Bangkalan, 1 di Pamekasan, 1 di Kota Malang, 2 Kabupaten Malang, 1 Kabupaten Probolinggo dan 6 di Kota Surabaya.

Dengan penambahan tersebut, maka total pasien sembuh di Jatim mencapai 244 pasien atau setara 16,36 persen dari total keseluruhan kasus.

Meski demikian, angka pasien meninggal dunia juga bertambah sebanyak 6 orang. Rinciannya, 1 kasus di Kabupaten Sidoarjo, 1 di Kabupaten Blitar, dan 4 di Kota Surabaya. Maka, total angka mortalitas di Jatim kini mencapai 149 orang atau setara 9,99 persen.

Sementara itu untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim saat ini tercatat ada 4.031 pasien. Sebanyak 1.852 pasien di antaranya masih diawasi, 1.791 pasien selesai diawasi atau sembuh, dan 388 pasien lainnya meninggal dunia

Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 21.254 orang, yang masih dipantau 4.477 orang, selesai dipantau 16.703 orang, dan 74 orang lainnya meninggal dunia.

"PDP-nya ada 4.031, yang masih diawasi 1,852. ODP-nya ada 21.254 orang, yang masih dirawat 16.703 orang" kata Mantan Menteri Sosial RI ini. (frd)

(frd/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK