Soal Kerumunan, Satpol PP Tegur Keras McDonald's Sarinah

CNN Indonesia | Senin, 11/05/2020 12:21 WIB
Aktivitas gerai makanan cepat saji McDonald's, kompleks pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Jumat (8/5/2020). Gerai pertama McDonald's di Indonesia yang telah beroperasi hampir 30 tahun itu akan tutup permanen pada 10 Mei 2020 dikarenakan pihak manajemen gedung Sarinah akan merenovasi dan mengubah stategi bisnis. CNNIndonesia/Adhi Wicaksono. Suasana di gerai McDonald's Sarinah jelang penutupan permanen gerai tersebut. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta tidak memberikan sanksi kepada pengelola McDonald's di Sarinah terkait kerumunan orang di sekitar gedung restoran waralaba cepat saji tersebut. Pengelola hanya mendapat teguran keras karena menyelenggarakan kegiatan yang bersifat seremonial.

McDonald's Sarinah dikerumuni oleh orang yang ingin mengambil foto di lokasi tersebut, Minggu (10/5) malam, yang menjadi hari terakhir operasional gerai tersebut. McDonald's Sarinah tutup permanen setelah pengelola gedung berencana melakukan renovasi gedung.

"Ya kan udah ditutup. Tempat usahanya udah ditutup," ujar Ketua Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin kepada wartawan, Senin (11/5).


Gerai McD di Sarinah punya banyak kenangan bagi sebagian warga Jakarta karena menjadi gerai McD pertama di Indonesia. Gerai ini dibuka pada 14 Februari 1991.

Arifin berkata pihak manajemen McDonald's memang sempat mengadakan kegiatan penutupan pada hari terakhir mereka beroperasi di Sarinah.

Awalnya, menurut Arifin, acara seremoni itu hanya dihadiri oleh pihak manajemen McD. Namun, ketika acara berlangsung, banyak masyarakat turut hadir hingga menciptakan kerumunan.

"Ketika closing itu mereka enggak banyak, tapi karena itu kegiatan di jalan, sehingga orang ikut berkerumun," jelasnya.



Arifin mengaku langsung menginstruksikan jajarannya untuk membubarkan kerumunan orang. Pihaknya juga sudah menegur manajemen McD Sarinah atas kejadian tersebut.

"Kan kita menegur keras, itu dalam artian kita menegur penyelenggara kegiatan itu karena seharusnya enggak perlu lagi ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremoni," ujar Arifin.

Peristiwa kerumunan orang yang terjadi saat proses penutupan gerai McDonald's Sarinah ramai beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @koalisipejalankaki.

Mereka menyayangkan kerumunan orang saat proses penutupan gerai karena DKI Jakarta tengah menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19). (dmi/wis)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK