"Posisi sekarang kan orang banyak sudah mulai boring dan menganggap enteng karena ada pemahaman-pemahaman yang salah dari kemudian apa yang sudah disampaikan para pimpinan kita," kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wacana pelonggaran transportasi itu menuai polemik karena sejumlah pihak menilai pemerintah sejauh ini belum berhasil menangani penyebaran wabah corona di Indonesia.
Pelaksana tugas Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi belakangan meminta masyarakat tidak kaget menghadapi kemungkinan kasus positif virus corona (Covid-19) mengalami kenaikan yang banyak pada pekan depan.
Menurutnya, kenaikan tersebut dilakukan agar penyelesaian pandemi virus corona bisa lebih cepat dilakukan. Dody mengatakan kenaikan jumlah orang positif Covid-19 ditargetkan hingga 40 ribu pasien.
"Nanti mungkin jangan kaget bapak ibu bahwa minggu depan itu akan cenderung banyak naiknya. Secara teknis, memang harusnya itu, karena supaya kita bisa mempercepat selesainya Covid-19 ini," kata Dody dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI yang berlangsung secara daring pada Selasa (12/5). (khr/arh)