Dia meminta Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat tidak menampilkan kesan tengah bertanding meraih simpati masyarakat di tengah pandemi virus corona saat ini.
"Saya meminta agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah meningkatkan koordinasi. Jangan sampai ada kesan sedang ada pertandingan meraih simpati," kata Saleh lewat pesan singkat, Minggu (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saleh berkata bahwa perbedaan kebijakan antara Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah pusat sudah sering terjadi, bahkan mengakibatkan kebingungan di tengah masyarakat. Perbedaan itu bukan hanya soal cara pandang, tetapi juga soal aturan yang diterapkan.
"Apa salahnya melakukan koordinasi? Selama tujuan dan target sasarannya sama, InsyaAllah semua bisa dibicarakan dan didudukkan secara bersama-sama," ungkap Ketua DPP Partai Amanat Nasional itu.
Namun demikian, Saleh berkata semua kebijakan yang diambil harus berdasarkan pertimbangan rasional dan akademis, sehingga setiap aturan yang dikeluarkan kemudian diterapkan memiliki alasan yang kuat.
Terpisah, anggota Komisi IX DPR RI dar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati, menyatakan bahwa wilayah Jabodetabek masih masuk kategori rawan penyebaran virus corona.
Berdasarkan hal itu, dia menyatakan bahwa sebaiknya pemerintah tetap tidak mengizinkan masyarakat mudik dalam bentuk apapun dan tetap menjalankan kebijakan PSBB.
"Sebaiknya semua tetap menjalankan PSBB dan tidak mudik ke mana pun juga demi kesehatan dan kebaikan keluarga di kampung halaman," ucap Kurniasih.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta warga Jakarta tidak melakukan mudik lokal atau sekadar silaturahmi pada hari raya Idul Fitri selama PSBB, untuk mencegah penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
"Jangan ada mudik lokal, yang boleh adalah mudik virtual," kata Anies dalam keterangan persnya, Sabtu (16/5).
Dia menekankan pihak yang boleh bepergian adalah orang yang karena tugas atau pekerjaannya termasuk dalam 11 sektor mendasar yang diperbolehkan beraktivitas selama PSBB. (mts/ayp)