Anies Paparkan Potensi Penularan Covid-19 Jelang Idulfitri

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 23:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/1). Anies Baswedan mengatakan masyarakat perlu tetap di rumah menjelang Idulfitri agar Jakarta bisa memasuki fase normal baru usai PSBB yang akan berakhir 4 Juni 2020. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penularan virus corona (Covid-19) berpotensi terjadi dari kegiatan masyarakat di luar rumah jelang Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Menurutnya, tetap berada di rumah penting dilakukan masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri agar Jakarta bisa memasuki fase normal baru usai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap tiga yang berakhir 4 Juni 2020.


"Dua hari lagi kita akan rayakan Idulfitri, menuju Idulfitri banyak dari kita yang melakukan kegiatan di luar rumah baik belanja, melakukan kegiatan persiapan Idulfitri, itu semua punya potensi terjadinya penularan," kata Anies saat memberikan keterangan pers yang disiarkan di akun Youtube, Pemprov DKI, Jumat (22/5).


"Karena itu, hari ke depan penting untuk kita terap berada di rumah, tetap tinggal di rumah dalam rangka menjaga supaya dua pekan ke depan Jakarta terus aman," imbuhnya.

Dia pun berkata bahwa pihaknya sudah melakukan pembatasan dan pengetatan terkait aktivitas mudik jelang Idulfitri. Anies berharap semua masyarakat menaatinya demi melindungi saudara yang tinggal di kampung halaman serta masyarakat yang tinggal di Jakarta.


Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Insert Artikel - Waspada Virus Corona
Pasalnya, kata Anies, bila terjadi arus mudik dan lalu arus balik terjadi di Idulfitri tahun ini maka potensi terjadi gelombang kedua penyebaran virus corona sangat besar.

"Oleh karena itu pesan kita adalah jangan ambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak, lindungi diri Anda, lindungi orang lain, lindungi keluarga," kata Anies.

Eks Mendikbud itu juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan memantau semua tempat ibadah dan semua tempat yang tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Menurutnya, pihaknya akan memberikan teguran bahkan sanski terhadap semua yang melanggar aturan PSBB.

"Semua bisa diberikan sanksi karena jelas dalam aturan semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang di masa wabah ini tidak diizinkan," kata Anies.


"Jadi ini ketentuan yang berlaku untuk semuanya jadi semuanya akan didisplinkan dan petugas kita akan bekerja untuk amankan itu," imbuhnya. (mts/pmg)

[Gambas:Video CNN]