Jakarta Masih PSBB, Anies Tak Gelar Open House Idulfitri

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 15:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Sidang Tahunan MPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menggelar acara halal bi halal atau open house di hari raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Keputusan ini diambil karena DKI Jakarta masih menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) hingga 4 Juni 2020 mendatang.

"Sehubungan dengan masih berlakunya status PSBB di Provinsi DKI Jakarta maka disampaikan bahwa kegiatan yang biasa selenggarakan di awal bulan Syawal yaitu halal bi halal ataupun open house, dalam rangka Idulfftri, bersama ini dinyatakan tidak diselenggarakan," demikian bunyi surat pemberitahuan yang diteken Anies pada Sabtu (23/5).


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu kemudian mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah serta memohon maaf lahir dan batin. Ia berharap seluruh ibadah yang telah dijalani selama Ramadan dapat mengantarkan umat Islam pada derajat mutaqin.

Anies juga mengingatkan masyarakat meningkatkan dan mempertahankan kedisiplinan untuk bertahan di rumah selama pandemi virus corona.

"Mari kita melaksanakan dengan tertib dan disiplin semua ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB," ujar Anies.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah. Hal tersebut disampaikan Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (23/5).

"Selamat hari raya Idulfitri 1441 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Idulfitri tahun ini dirayakan dengan cara yang berbeda karena pandemi Covid-19. Jokowi mengimbau seluruh pihak untuk berkorban dengan cara tidak mudik dan tidak bersilaturahmi seperti biasanya.

"Dituntut pengorbanan dari semua pihak untuk tidak mudik dan tidak bersilaturahmi dengan cara yang biasanya," ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi optimistis masyarakat Indonesia dapat melewati pandemi ini secara bersama-sama. (mts/wis)

[Gambas:Video CNN]