Perpanjangan status tanggap darurat tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur DIY No 121/KEP/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DIY.
Dalam surat tertanggal 27 Mei 2020 tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memutuskan status tanggap darurat yang semestinya berakhir pada 29 Mei 2020, diperpanjang hingga 30 Juni 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Sultan menugaskan kepada Wakil Gubernur DIY agar mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan untuk mencegah dan menangani dampak buruk yang ditimbulkan.
"Keputusan ini mulai berlaku pada 30 Mei 2020," imbuhnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
"Artinya, kondisi di DIY belum membaik dibandingkan saat awal ditetapkan tanggap darurat dahulu, di mana kasus positif masih dibawah 10 kasus," anggap Huda dalam pernyataan tertulisnya, 19 Mei 2020.
Dengan perpanjangan tanggap darurat ini, lanjut Huda, maka akan memudahkan berbagai prosedur yang perlu dilakukan Pemda dan instansi kesehatan. Misalnya, terkait pengadaan APD bagi tenaga kesehatan, jaminan hidup, obat-obatan, dan berbagai keperluan penanggulangan Covid-19 bisa dilakukan cepat tanpa prosedur pelelangan.
Hingga Rabu (27/5), kasus Corona di DIY mencapai 228 orang, 135 orang di antaranya sembuh dan delapan orang meninggal.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih menyabut ada tiga tambahan pasien yang dinyatakan sembuh yang seluruhnya dari Kabupaten Sleman.
[Gambas:Video CNN]
Mereka adalah pasien Kasus 49, perempuan berusia 65 tahun; pasien Kasus 94, laki-laki berusia 56 tahun; serta pasien Kasus 213, laki-laki berusia 16 tahun.
Meski demikian, ia menyatakan ada penambahan dua kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 228 orang.
Yakni, pasien Kasus 229, perempuan berusia 36 tahun, asal Kota Yogyakarta, dengan riwayat perjalanan dari Surabaya; dan Kasus 230, perempuan berusia 42 tahun, asal Sleman, dengan riwayat kontak masih ditelusuri.
(sut/antara/arh)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian