Nadiem Akan Umumkan Pembukaan Sekolah, Mayoritas Masih PJJ

CNN Indonesia | Kamis, 28/05/2020 18:11 WIB
Seorang guru mempersiapkan metode pembelajaran jarak jauh di SDN Depok Baru 4, Depok, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Pemerintah Kota Depok menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc. Ilustrasi ruang kelas. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim kemungkinan bakal mengumumkan pembukaan sekolah pekan depan. Sebagian besar wilayah berpotensi masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Nanti mekanismenya tolong menunggu pengumuman [pembukaan sekolah] dari pak menteri, mungkin minggu depan. Syarat-syarat seperti apa," tutur Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbud Muhammad Hamid, melalui konferensi video, Kamis (28/5).

Meski begitu, Hamid menyebut pembukaan sekolah itu hanya dilakukan di zona hijau Corona. Sedangkan yang lainnya bakal tetap melakukan pembelajaran jarak jauh.


"Kemungkinan besar sebagian besar sekolah akan tetap melakukan PJJ. Terutama untuk daerah-daerah zona merah dan zona kuning. Pembelajaran tatap muka kemungkinan itu akan dibuka di zona hijau," jelasnya.

Ia pun menyatakan 110 kabupaten/kota yang masih nihil kasus Corona hingga hari ini bisa dijadikan gambaran awal pembukaan sekolah.

Namun, katanya, keputusan penetapan zona sebuah wilayah tetap di tangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Infografis Aturan New Normal Ritel dari KemenkesFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen
"Tapi nanti penjelasan detail mohon bersabar menunggu minggu depan. Kemungkinan akan diumumkan sendiri oleh Pak Mendikbud," tambah Hamid.

Terpisah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batam memutuskan pembelajaran jarak jauh akan berlangsung hingga 13 Juli.

Hal itu tercantum dalam surat edaran Nomor 70/419.1/Disdik/IV/2020 yang menyebutkan kegiatan belajar dari rumah diperpanjang mulai 2 Juni hingga 11 Juli. Dalam surat tersebut juga dinyatakan bahwa siswa akan masuk sekolah tahun ajaran baru 2020/2021 pada 13 Juli.

"Tapi ini masih kami usulkan ke Pemprov. Nanti kita tunggu keputusan Gubernur. Karena permintaan kita, kalau bisa, se-Kepri (masuk sekolah) sama," kata Walikota Batam HM Rudi, di Batam.

Tak hanya itu saja, surat edaran itu juga menyebutkan bahwa penilaian akhir semester genap dan pengolahan nilai dilakukan pada 8-25 Juni. Ini disusul dengan penyerahan rapor akhir tahun pelajaran pada 27 Juni, serta libur semester genap dimulai pada 29 Juni hingga 11 Juli.

"Kepada kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan wajib kembali masuk sekolah mulai 2 Juni untuk menjalankan tugas sebagai ASN guna menyelesaikan administrasi pembelajaraan atau penilaian akhir semester genap serta tugas lainnya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan covid-19," kata Rudi lagi.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya Kemendikbud menyatakan wacana pembukaan sekolah pada pertengahan Juli atau awal tahun ajaran 2020/2021.

Para guru dan orang tua pun khawatir hal ini bisa membahayakan kesehatan siswa. Di sisi lain, penerapan PJJ sendiri memiliki banyak kendala. Misalnya, keterbatasan akses internet dan listrik.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan ada 110 kabupaten/kota yang tak terjangkit Corona. Dari jumlah tersebut, 87 kabupaten/kota ditawarkan untuk membuka kembali aktivitasnya. Namun, ia tidak merinci daerah mana saja yang akan dibuka.
(fey/dek/arh)

[Gambas:Video CNN]