Bayi Kembar di Batam Positif Corona, Kondisi Sempat Lemah

CNN Indonesia | Minggu, 31/05/2020 01:02 WIB
ilustrasi bayi Ilustrasi bayi. (Istockphoto / Simon Dannhauer)
Batam, CNN Indonesia -- Dua bayi kembar perempuan berusia satu tahun terinfeksi virus corona (Covid-19) di Batam, Kepulauan Riau.

Sejak menjalani perawatan khusus, kondisi dua bayi kembar tersebut diketahui sempat lemah karena dehidrasi, serta sulit makan maupun minum.

"Hari ini, kondisi kedua bayi kembar cukup stabil tapi masih dalam perawatan dan isolasi," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi, Sabtu (30/5) malam.


Rudi menerangkan dua bayi kembar itu diketahui positif setelah dilakukan tes sebagai bagian pengembangan epidemiologi lebih lanjut dari klaster Taman Baloi kasus 49 dan 82.

Setelah hasil rapid test pada 28 Mei lalu didapatkan hasil reaktif, tim medis pun melakukan tes swab kepada keduanya.


"Tim juga lakukan pemeriksaan swab, dan hasilnya juga terkonfirmasi positif," kata Rudi.


Setelah hasil tes diketahui, tim langsung melakukan perawatan isolasi terhadap bayi kembar itu serta orang tuanya di pusat isolasi Rusun Tanjung Uncang.

"Namun, karena kondisi sang bayi menurun, lemah, tidak mau makan dan minum, akhirnya kami rujuk ke RS Elisabeth Batam Kota guna menjalani perawatan intensif," kata Rudi.


Selain dua bayi kembar tersebut, tim gugus tugas juga menyampaikan adanya penambahan kasus baru yang berasal dari warga Kabupaten Lingga, Kepri.

Pria berusia 53 tahun yang beralamat di Jalan Bukit Abun Kelurahan Dabo Lama Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, merupakan kasus Nomor 122 Kota Batam, dan telah meninggal dunia. 

Awal mulanya, S dirujuk dari RSUD Dabo Singkep, Kabupaten Lingga ke RS BP Batam pada 19 Mei lalu. Sebab tak tersedia ruang isolasi khusus Covid-19 di RS BP Batam, maka ia dirujuk ke RS Budi Kemuliaan pada 27 Mei.

"Di sana dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil nonreaktif. Tapi, selama perawatan, kondisinya semakin memburuk dan akhirnya meninggal dunia 28 Mei kemarin, jam 08.08 wib," kata Rudi.


Sebagai PDP, tim medis pun memakamkannya sesuai protokol Covid-19.

"Dan dilakukan juga pemeriksaan swab terhadap jenazah yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif," ujar Rudi.

Selain 2 bayi dan seorang warga Kabupaten Lingga tersebut, hari ini juga terdapat penambahan kasus baru 5 lainnya yang juga satu di antaranya merupakan seorang anak berusia 7 tahun.

Pasien positif hari ini merupakan hasil pelacakan kontak langsung yang terus berlangsung dari klaster Taman Baloi dengan terkonfirmasi positif kasus nomor 49 dan 82. (dek/kid)

[Gambas:Video CNN]