Positif Corona, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Wafat

CNN Indonesia | Senin, 01/06/2020 00:32 WIB
Sejumlah petugas mengangkat peti jenazah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 dari kendaraan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2020). PDP berusia 56 tahun itu meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Undata Palu. Data Gugus Tugas COVID-19 Sulteng per 11 Mei 2020, jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 83 orang, PDP 31 orang, 3 meninggal dunia, dan 13 orang dinyatakan sembuh. ANTARAFOTO/Eddy Djunaedi/bmz/hp. Ilustrasi pemakamaan jenazah terkait Covid-19. (ANTARAFOTO/Basri Marzuki)
Ternate, CNN Indonesia -- Istri Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut), Sulama Ali Ibrahim meningal dunia, Minggu (31/5) pukul 22.30 WIT. 

Perempuan berusia 56 itu meninggal saat tengah dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Ternate lantaran terinfeksi virus corona (Covid-19).

Sebelumnya ia sempat dirawat di RSD Tidore Kepulauan sejak Senin (25/5) dengan gejala batuk dan demam. Lalu, hasil tes swab yang keluar pada Jumat (29/5) menunjukkan bahwa Sulama positif terinfeksi Covid-19.


Koordinator Kehumasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, Muliadi Tutupoho membenarkan kabar telah tiadanya Sulama serta status medisnya tersebut. 

"Istri Wali Kota Tikep Ibu Hajah Sulama meninggal dunia malam ini pada jam 22.30 di Rumah Sakit Chasan Boesoeirie di usia 56 tahun. Tercatat sebagai Pasien 139 dan terkonfirmasi positif pada tanggal 29 Mei 2020," ujar Muliadi.

Sulama diduga tertular Covid-19 lewat transmisi lokal usai berkontak erat dengan Pasien 100 yang merupakan mendiang Sekretaris Kota Tikep.

Informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, mendiang Sulama rencananya dimakamkan besok pagi di Kelurahan Gurabati, Kota Tikep, dengan protokol pemulasaran jenazah Covid-19. 

Sementara itu, Wali Kota Tikep sendiri hingga saat ini masih menjalani isolasi di RSUD CB lantaran terinfeksi Covid-19. (iel/kid)

[Gambas:Video CNN]