Syarat dan Tahap Pendaftaran UTBK SBMPTN 2020

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 12:10 WIB
Calon mahasiswa mengikuti ujian masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Aula Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT (8/5). Undana Kupang menargetkan menerima 3.360 mahasiwa dari 12.336 calon mahasiswa yang mendaftar seleksi tersebut. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/foc/18. Calon mahasiswa saat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Aula Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 dibuka mulai Selasa (2/6) hingga 20 Juni 2020.

"Hari ini [pendaftaran SBMPTN-UTBK 2020] baru dimulai pukul 13.00 WIB," kata Koordinator Bidang Humas LTMPT Anwar melalui pesan singkat, Selasa (2/6).


SBMPTN merupakan salah satu jalur masuk PTN yang dilakukan dengan ujian berbasis komputer sesuai rumpun jurusan yang dipilih.


Jenis pendaftaran UTBK dan SBMPTN 2020 sendiri dibagi menjadi dua, yakni yang berbayar dan tidak berbayar.

Skema berbayar ini diperuntukan peserta reguler, sedangkan yang tak berbayar untuk peserta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau peserta tertentu yang dipilih Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ketua LTMPT Nasih menyampaikan penyelenggaraan UTBK 2020 tetap dilakukan secara fisik di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Menurut jadwal, UTBK bakal digelar 5 sampai 12 Juli.

Namun Nasih menegaskan jadwal bisa saja diundur jika Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tidak mengizinkan ujian dilakukan. Atau opsi lain, jangka waktu ujian bisa lebih lama.


Selama pandemi, tes yang diujikan pada UTBK hanya satu yakni Tes Potensi Skolastik. Umumnya UTBK juga menggelar Tes Potensi Akademik.

Biaya pendaftaran UTBK berbayar juga dipangkas menjadi Rp150 ribu per peserta. Sebelumnya biaya UTBK mencapai Rp200 ribu per peserta.

Suasana ujian SBMPTN di Universitas Indonesia, Depok, sebelum pandemi virus corona. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Mengutip situs resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), berikut tahapan pendaftaran UTBK-SMPTN berbayar:
1. Siswa meregistrasikan akun LTMPT melalui https://portal.ltmpt.ac.id. Tahapan registrasi ini sudah ditutup sejak awal April lalu.
2. Melakukan login akun LTMPT pada https://portal.ltmpt.ac.id.
3. Memasuki menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN Tipe A.
4. Memilih lokasi pelaksanaan tes sesuai wilayah masing-masing.
5. Menyampaikan kebutuhan khusus jika memiliki.
6. Bagi yang ingin mendaftar melalui KIPK, masukan nomor pendaftaran KIPK. Nomer ini didapatkan setelah mendaftarkan diri melalui https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
7. Mencetak slip pembayaran dan membayar biaya untuk mengikuti tes sebesar Rp150 ribu melalui Bank Mandiri, Bank BNI atau Bank BTN. Pembayaran harus dilakukan dalam waktu 2 kali 24 jam setelah slip pembayaran dikeluarkan.
8. Setelah pembayaran berhasil, lengkapi data jenis jurusan SMTA di laman https://portal.ltmpt.ac.id.
9. Memilih paling banyak dua program studi dari satu PTN atau dua PTN berbeda. Dua prodi harus dari satu jenis PTN yang sama.
10. Melampirkan portofolio bagi pilihan prodi yang mewajibkan.
11. Melakukan konfirmasi data pendaftaran dan simpan permanen.
12. Mencetak kartu tanda bukti peserta UTBK-SMPTN dan membawa kartu ketika ujian.


Berikut tahapan pendaftaran UTBK-SBMPTN tidak berbayar:
1. Siswa meregistrasikan akun LTMPT melalui https://portal.ltmpt.ac.id. Tahapan registrasi ini sudah ditutup sejak awal April lalu.
2. Melakukan login akun LTMPT pada https://portal.ltmpt.ac.id.
3. Memasuki menu Pendaftaran UTBK-SBMPTN Tipe B.
4. Memilih lokasi pelaksanaan tes sesuai wilayah masing-masing.
5. Menyampaikan kebutuhan khusus jika memiliki.
6. Bagi yang ingin mendaftar melalui KIPK, masukan nomor pendaftaran KIPK. Nomer ini didapatkan setelah mendaftarkan diri melalui https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
7. Mengisi jenis jurusan SMTA
8. Memilih paling banyak dua program studi dari satu PTN atau dua PTN berbeda. Dua prodi harus dari satu jenis PTN yang sama.
9. Melampirkan portofolio bagi pilihan prodi yang mewajibkan.
10. Melakukan konfirmasi data pendaftaran dan simpan permanen.
11. Mencetak kartu tanda bukti peserta UTBK-SMPTN dan membawa kartu ketika ujian. (fey/pmg)

[Gambas:Video CNN]