Data Sepekan Terakhir: 626 Kasus per Hari, Tes PCR Naik Turun

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 12:42 WIB
Calon penumpang commuterline menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR untuk mencegah penyebaran mata rantai covid-19. CNNIndonesia/Safir Makki Kasus positif virus corona di Indonesia masih terus naik dalam sepekan terakhir. Ilustrasi (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus positif virus corona (Covid-19) masih mengalami kenaikan dalam satu minggu terakhir. Rata-rata ada lebih dari 600 kasus positif baru setiap hari dalam rentang waktu 27 Mei-2 Juni 2020.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tercatat 4.384 kasus positif virus corona baru sejak 27 Mei-2 Juni. Rata-rata pertambahan kasus selama sepekan terakhir ini sebanyak 626 kasus per hari.

Pertambahan kasus tertinggi terjadi Minggu (31/5) dengan 700 kasus baru. Kasus baru sempat menurun pada hari berikutnya dengan catatan 467 kasus. Namun jumlah kasus kembali naik pada Selasa (2/6) dengan catatan 609 kasus.


Di saat jumlah kasus masih relatif naik, jumlah tes PCR terhadap orang-orang yang berkaitan dengan penularan corona masih naik turun. Selama sepekan terakhir, rata-rata uji PCR tak sampai angka 10 ribu seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

CNNIndonesia.com mencatat rata-rata ada 7.092 orang yang diuji lewat tes PCR setiap hari dalam sepekan terakhir. Indonesia hanya melampaui target tes PCR pada Sabtu (30/5) dengan catatan 11.604 orang. Jumlah tes paling sedikit terjadi pada Jumat (29/5), dengan 3.854 orang.

Dari data yang sama, CNNIndonesia.com mencatat tingkat kesembuhan atau recovery rate mencapai 28,80 persen. Ada 7.935 orang yang dinyatakan sembuh dari 27.549 kasus positif yang tercatat.

Angka kesembuhan pasien positif corona di Indonesia meningkat selama sepekan terakhir. Rata-rata 294 orang sembuh dari corona setiap hari sejak 27 Mei-2 Juni.

Di saat yang sama, tingkat kematian atau fatality rate Covid-19 di Indonesia cenderung menurun. Rata-rata sebanyak 35 orang pasien corona meninggal dunia setiap hari.

Tercatat saat ini ada 1.663 orang yang meninggal setelah dinyatakan positif virus corona. Artinya, tingkat kematian pasien corona di Indonesia berada di angka 6,04 persen.

Hingga Selasa (2/6), Indonesia telah mencatat 27.549 kasus positif virus corona. Sebanyak 7.935 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 1.663 orang meninggal dunia. Indonesia baru menguji 237.947 orang atau sekitar 0,09 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia berencana untuk menerapkan kenormalan baru atau new normal. Pusat perbelanjaan, transportasi publik, dan dunia usaha akan dibuka dengan protokol Covid-19 yang ketat.

Jokowi pun telah mengunjungi berbagai pusat keramaian di Jabodetabek untuk mengecek kesiapan new normal. Dia juga mempersiapkan aparat keamanan untuk mengawal new normal di seluruh daerah. Sebanyak 340 ribu personel TNI/Polri akan diterjunkan mengawal new normal di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Lima provinsi menjadi penyumbang kasus positif virus corona, yakni DKI Jakarta dengan 7.541 kasus, Jawa Timur 5.135 kasus, Jawa Barat 2.314 kasus, Sulawesi Selatan 1.630 kasus, dan Jawa Tengah dengan 1.432 kasus. Jawa Timur menjadi wilayah dengan peningkatan kasus positif drastis dalam sepekan terakhir. (dhf/fra)

[Gambas:Video CNN]