Mahfud Janji Cairkan Insentif Tenaga Medis RS Darurat Galang

CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2020 22:38 WIB
Petugas medis beristirahat setelah selesai melaksanakan SWAB Test di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (8/4/2020). Tes dengan sistem tersebut dilakukan guna mempersempit penyebaran COVID-19 di wilayah Depok dan sekitarnya. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww. Menko Polhukam Mahfud MD berjanji membantu pencairan insentif tenaga medis di RS Darurat Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Ilustrasi (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berjanji membantu pencairan insentif para tenaga medis di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau.

Mahfud mengatakan dana insentif para tenaga medis sebenarnya sudah dicairkan dua hari sebelum Hari Raya Idulfitri lalu. Namun, katanya, masalah administrasi membuat penyaluran dana insentif tenaga medis di RS Darurat Covid-19 Pulau Galang tersendat.

"Tapi kami akan segera sampaikan ke Jakarta tentang insentif yang belum diterima oleh para dokter dan tenaga kesehatan itu, semoga bisa segera ada kabar baik" kata Mahfud dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (5/6).


Dalam kesempatan itu, Mahfud mengapresiasi peran RS Pulau Galang yang merawat pasien positif Covid-19 hingga hampir sembuh semua. Rata-rata pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut mengalami tingkat kesembuhan yang cukup baik.

"Rumah Sakit Covid Pulau Galang ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak main-main dalam mengatasi corona, karena meski baru terbangun bulan April," ujarnya.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis yang telah bertugas di RS Darurat Covid-19 Pulau Galang dalam merawat para pasien virus corona.

"Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis. Teruslah bekerja demi nusa dan bangsa dan demi kemanusiaan," kata Mahfud. 

Di tempat yang sama, Direktur Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pulau Galang Kolonel Khairul Ihsan Nasution mengatakan rumah sakit tersebut memiliki peralatan lengkap untuk merawat pasien Covid. Selain itu, seratus persen pasien yang telah dirawat juga dinyatakan sembuh dari Covid-19.

"Sejak beroperasi tanggal 13 April, kami sudah menerima 150 pasien, dan alhamdulillah semuanya sembuh. Sekarang tinggal tersisa 49 pasien yang sedang kami rawat," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan realisasi insentif untuk tenaga medis di tengah pandemi virus corona baru cair sebesar Rp10,45 miliar. Angkanya belum menyentuh 1 persen dari dana yang dianggarkan pemerintah sebesar Rp5,6 triliun.

"Yang dicairkan Kementerian Kesehatan untuk 1.205 tenaga kerja kesehatan di pusat sudah dilakukan (pencairannya) Rp10,45 miliar," kata Sri Mulyani, Rabu (3/6).

Insentif bagi tenaga medis ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/278/2020 Tahun 2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam aturan dituliskan bahwa insentif diberikan kepada dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum dan gigi Rp10 juta, bidan dan perawat Rp7,5 juta, serta tenaga medis lainnya Rp5 juta.

Selain itu, insentif untuk tenaga kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKTL-PP) dan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP), dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, puskesmas dan laboratorium sebesar Rp5 juta. (tst/fra)

[Gambas:Video CNN]