Hal itu kata Yuri telah diputuskan dalam rapat koordinasi yang dilakukan pemerintah hari ini, Sabtu (6/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian daerah yang beresiko ringan sampai yang beresiko tinggi dari Covid-19," kata Yuri.
"Bagaimana yang berisiko tinggi bisa kita turunkan menjadi sedang, bagaimana yang sedang bisa kita turunkan menjadi ringan, karena inilah yang nanti akan jadi panduan di dalam kaitan untuk kembali lagi kita akan mengatur segi-segi atau bidang-bidang produktif yang harus segera kita lakukan," kata Yuri.
"Namun, sekali lagi basis yang mendasar adalah bagaimana kita aman dari Covid-19. Oleh karena itu, mari kita tidak henti-hentinya untuk mengubah, untuk beradaptasi di cara kehidupan kita," jelasnya.
Berkaitan dengan data dan hasil kajian tiap wilayah ini juga sempat disinggung oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Usai rapat terbatas di Istana Kamis (4/6) lalu dia mengatakan bahwa mulai pekan depan akan diumumkan wilayah-wilayah yang masuk zona kuning penyebaran Covid-19.
Meski demikian, Doni mengakui bahwa data itu masih bisa berubah seiring perkembangan kasus corona di masing-masing wilayah.
"Yang hari ini mungkin masih oranye, tiba-tiba bisa berubah kuning. Demikian juga sebaliknya yang tadinya kuning risikonya rendah, tetapi karena ada beberapa kasus berubah menjadi oranye," tutur Doni. (tst/bac)