Update Corona 7 Juni: 31.186 Positif, 10.498 Sembuh

CNN Indonesia | Minggu, 07/06/2020 15:49 WIB
Calon penumpang commuterline menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR untuk mencegah penyebaran mata rantai covid-19. CNNIndonesia/Safir Makki Kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah hari ini, Minggu (7/6). Ilustrasi (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hingga Minggu (7/6), mencapai 31.186 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh 10.498 orang dan 1.851 orang lainnya meninggal dunia.

"Kasus positif naik 672 sehingga total 31.186 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (7/6).

Yuri mengatakan pasien positif bertambah 672 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 591 kasus dan meninggal meningkat 50 orang dari hari sebelumnya.


Satu hari sebelumnya, kasus positif virus corona sebanyak 30.514 kasus. Dari jumlah tersebut, 9.907 orang dinyatakan sembuh dan 1.801 meninggal dunia.

Kasus positif corona di Indonesia tembus 30 ribu sejak pertama kali mengumumkan kasus positif pada awal Maret 2020. Saat ini Indonesia berada pada urutan ke-11 kasus positif terbanyak di Asia dan ke-2 di Asia Tenggara.

Kemarin, Provinsi Jawa Timur kembali tercatat sebagai penyumbang kasus positif terbanyak dengan 286 kasus. Disusul kemudian DKI Jakarta 104 kasus, Papua 87 kasus, Sulawesi Utara 79 kasus, Sumatera Utara 68 kasus.

Sementara itu, hanya lima provinsi yang nihil kasus positif virus corona kemarin, yakni Aceh, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta jajarannya memberi perhatian khusus di tiga provinsi, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Tiga provinsi itu mencatat lonjakan kasus baru positif virus corona tinggi dalam beberapa waktu belakangan.

Jokowi juga memberikan target baru tes spesimen terkait Covid-19 mencapai 20 ribu per hari. Sebelumnya, mantan gubernur DKI Jakarta itu menargetkan tes spesimen sebanyak 10 ribu per hari pada 13 April lalu.

Hingga kemarin, pemerintah telah melakukan tes terhadap 394.068 dari 264.740 orang. Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 46.571 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.347 orang.

Sebelumnya, Jokowi ingin kurva kasus Covid-19 menurun pada Mei 2020 dengan cara apapun. Namun, jumlah kumulatif kasus positif virus corona selama bulan Mei mencapai 16.355 orang. Meski demikian, pemerintah sudah mewacanakan penerapan tatanan hidup baru atau new normal. (yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]