Lab berjalan dioperasikan melalui kendaraan yang dilengkapi Bio Safety Level 3 (BSL3).
"Kehadiran mobile laboratorium BSL3 ini memberikan harapan besar. Kita mengejar angka 300 ribu pengetesan masif, mudah-mudahan dengan mobil ini juga bisa bisa kita kejar targetnya," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam acara serah terima di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Jumat (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil ini mengambil tes di lokasi yang ditentukan dan diprosesnya di sini, sehingga bisa langsung diumumkan oleh manajemen dari mobil BSL3 ini," katanya.
Dengan kegunaan mobil lab BSL3 ini, Emil menerangkan, rasio tes Jawa Barat akan meningkat pesat.
Mantan Wali Kota Bandung ini juga menyebutkan Pemprov Jabar berencana membuat mobil lab sejenis untuk menjangkau daerah di Jabar. Harga satu mobil lab tersebut berkisar Rp6-7 miliar.
"Komitmen Jawa Barat menjaga keterkendalian Covid-19. Dan, kami ucapkan terimakasih kepada Bio Farma yang sudah berinisiatif dan berinovatif, kemudian juga terimakasih kepada Unpad yang nanti akan melaksanakan secara teknis," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Penelitian dan Pengembangan I PT Bio Farma (Persero) Sri Harsyi Teteki menuturkan, mobil lab ini merupakan salah satu bentuk kontribusi Bio Farma untuk meningkatkan kapasitas pelayanan deteksi Covid-19.
"Mobile BSL3 ini merupakan satu miniatur kerja yang ada di Bio Farma yang memiliki standar mutu pelayanan utuh untuk global berdasarkan WHO. Dengan demikian, kita berharap ilmu dan kompetensi yang dimiliki oleh SDM dari Bio Farma ini betul-betul nyata bisa lebih mendekatkan dalam pelayanan kepada masyarakat," kata Sri.
Tambahan lab bergerak BSL3 dari PT Bio Farma ini bisa mendongkrak kapasitas pemeriksaan mencapai 1.500 per hari jika sampel dan Bahan Habis Pakai (BHP) siap dan tersedia.
"Ini adalah bagian dari komitmen Unpad untuk memberikan semua sumber daya yang ada, baik fasilitas lab atau sumber daya manusia, untuk melakukan deteksi Covid-19 agar negara kita, khususnya Jawa Barat, bisa segera terkurangi tingkat Covid-19," kata Rina.
Rina menambahkan, pelayanan di RSP Fakultas Kedokteran Unpad di Jalan Eyckman Kota Bandung akan didedikasikan untuk melayani masyarakat di daerah Priangan. Sementara lab BSL3 Jatinangor untuk menerima sampel dari daerah Priangan Timur.
Keberadaan mobile lab di RSP Eyckman ini pun akan mendukung kemudahan akses, kecepatan pelayanan pemeriksaan, sekaligus memperluas layanan dengan menerima lebih banyak sampel dari berbagai daerah. (hyg/bac)