Gugus Tugas: Belasan Ribu Pasar Tak Lapor Kasus Positif Covid

CNN Indonesia | Sabtu, 13/06/2020 17:24 WIB
Pasar Tradisional di Ciputat Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 mengatakan belasan ribu pasar tradisional belum melaporkan kasus positif corona. (CNNIndonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan belasan ribu pasar tradisional belum melaporkan kasus positif virus corona.

Padahal, menurut Reisa, pasar tradisional merupakan lokasi yang rentan terhadap penularan virus corona. Hanya saja, ia tidak menuturkan pasar-pasar mana saja yang tidak melapor. Berdasarkan data BPS, sedikitnya ada 14 ribu pasar tradisional di Indonesia.

"Pemerintah daerah merasa perlu menggelar rapid test di pasar. Hasilnya, menurut Ikatan Pedagang Pasar Indonesia lebih dari 400 pedagang di 93 pasar tradisional telah terinfeksi Covid-19. Namun, masih ada belasan ribu pasar lain yang tidak melaporkan kasus positif covid-19," kata Reisa dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Sabtu (13/6).



Reisa menuturkan penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional harus terus dilakukan. Pengelola pasar, lanjut dia, juga musti memantau kepatuhan penerapan protokol kesehatan di lingkungan termasuk mencegah terjadinya kerumunan.

Ia menjelaskan sejumlah upaya pencegahan penularan Covid-19 di pasar di antaranya seperti jarak antarkios minimal 1,5 meter; pembatasan pembeli maksimal lima orang dalam satu kios; penyemprotan cairan desinfektan minimal satu kali dalam dua hari; dan pembatasan pengunjung pasar 30 persen dari kapasitas pasar.
Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Selain itu, Reisa juga mengimbau agar pedagang menggunakan masker atau face shield dan sarung tangan plastik. Upaya itu di luar pencegahan yang sering digalakkan pemerintah yakni cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan jaga jarak.

"Kalau kita sakit sebaiknya jangan ke pasar, jangan ke luar rumah sama sekali. Jika kita sehat harus menggunakan masker, cuci tangan, atau pengelola pasar biasanya akan menyediakan fasilitas cuci tangan," ucap dia.


Reisa menambahkan, jika ditemukan kasus positif dari pedagang atau pembeli di pasar tradisional berdasarkan rapid test maupun Polymerase Chain Reaction (PCR), maka pemerintah akan menutup pasar tersebut untuk sementara waktu.

"Tindakan ini untuk memberikan ruang dan waktu bagi Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah untuk melacak riwayat kontak kasus tersebut," kata Reisa.


Hingga Sabtu, jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia mencapai 37.420 kasus. Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 13.776 orang dan 2.091 orang lainnya meninggal dunia.

"Dari kasus yang kita dapatkan untuk konfirmasi positif sebanyak 1.014 orang sehingga total menjadi 37.420 orang. Kalau kita rinci bahwa penambahan kasus tidak merata seluruh provinsi," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta. (ryn/dea)

[Gambas:Video CNN]