VIDEO: Bendera Dibakar, PDIP Meradang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 17:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

PDI Perjuangan meradang setelah bendera partai mereka dibakar saat demo tolak RUU HIP di depan Gedung DPR. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri langsung mengeluarkan surat perintah agar kader merapatkan barisan.

"Terus rapatkan barisan! Tempuhlah jalan hukum, perkuat persatuan dengan rakyat, karena rakyatlah cakrawati partai. Sekali merdeka, tetap merdeka! Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!"

Tak cuma Megawati, politikus senior PDIP pun turut bersuara menanggapi peristiwa tersebut. Tjahjo Kumolo meminta seluruh kader hingga tingkat akar rumput untuk menempuh jalur hukum.

"Pengurus Anak Ranting, Ranting, DPC, DPD dan Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia wajib menyampaikan dan mendatangi, menyampaikan permintaan kepada Polres dan Polda se-Indonesia untuk mengusut, menangkap dan memproses secara hukum pembakar Bendera Partai," - Tjahjo Kumolo.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pembakaran bendera partai bertujuan untuk mengganggu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Sama seperti Tjahjo, Hasto meminta kader untuk mengikuti satu suara, termasuk soal jalur hukum yang akan ditempuh. "Untuk itu PDI Perjuangan menegaskan bahwa dialog dan musyawarah kita kedepankan, namun jangan uji kesabaran revolusioner kami."

Insiden pembakaran bendera PDIP itu terjadi di tengah demonstrasi menolak RUU HIP yang digelar di depan Gedung DPR, Rabu (24/6).

Demonstrasi itu dilakukan ANAK NKRI yang berisikan sejumlah ormas, antara lain FPI, PA 212, GNPF Ulama.