10 Staf Anggota DPR Positif Covid-19

CNN Indonesia | Senin, 29/06/2020 19:51 WIB
Sejumlah anggota DPR menghadiri Rapat Paripurna masa persidangan III 2019-2020 secara langsung,  di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (12/5/2020). Dalam rapat paripurna tersebut beragendakan penyampaian Pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) RAPBN TA 2021 dan pengambilan keputusan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 atau Perppu Corona menjadi UU. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. Ilustrasi rapat di DPR. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin mengatakan sepuluh orang staf di Kompleks Parlemen positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Ia menyampaikan itu di akhir Rapat Dengar Pendapat dengan Dirut PT Pertamina (Persero).

Alex meminta semua peserta rapat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Alex tak merinci lantai dan unit kerja yang dimaksud.

"Bapak, ibu, sekalian pengumuman penting patuhi protokol kesehatan. Baru didapat kabar lima menit yang lalu di lantai atas, saya enggak sebut lantai berapa, sepuluh orang ditemukan positif," kata Alex dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/6).


Sementara itu Sekjen DPR RI Indra Iskandar belum merespons ketika dihubungi CNNIndonesia.com terkait pengumuman Alex tersebut.

Namun Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa mengonfirmasi ada tujuh orang pegawai di fraksinya yang reaktif. Hasil itu diketahui usai Fraksi Nasdem menggelar rapid test hari ini terhadap 143 orang karyawan.

"Saya enggak tahu kalau sepuluh itu. Kita Nasdem ada tujuh, malam ini kita lakukan swab langsung," tutur Saan kepada wartawan.

Saan menjelaskan fraksinya rutin menggelar rapid test dua minggu sekali. Hal ini telah dilakukan sejak masa sidang masa persidangan IV, Senin (15/6).

Merespons temuan itu, Nasdem langsung membawa tujuh orang tersebut menjalani tes PCR. Selain itu, Nasdem meminta seluruh karyawannya bekerja di rumah.

"Benar (diimbau kerja di rumah) karena kita ingin steril dulu yah," ucap Saan.

(dhf/osc)

[Gambas:Video CNN]