RK: Penumpang Garuda Positif Corona Sudah Isolasi Mandiri

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 05:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Depok untuk singkronisasi kerja antara prmkot Depok dan Pemprov Jawa Barat. Depok. Senin  (2/3/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut penumpang Garuda Indonesia yang positif Covid-19 telah melakukan isolasi mandiri sebelum terbang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) mengatakan seorang penumpang Garuda Indonesia yang diketahui positif virus corona (Covid-19) saat tiba di Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Papua Barat, sudah melakukan isolasi mandiri sebelum melakukan perjalanan.

Pria yang akrab disapa Emil itu menyebut siswa asal Kabupaten Sorong Selatan dinyatakan positif Covid-19 oleh Laboratorium Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Dia mengisolasi diri, tapi ternyata belum bisa menahan diri untuk pulang kembali ke Papua," kata Emil, di Gedung Sate, Bandung, Senin (29/6).


Emil mengklaim kepulangan siswa tersebut sudah sesuai prosedur. Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong untuk menangani pasien Covid-19 berstatus OTG tersebut.

"Kita sudah koordinasi Dinkes di Sorong untuk melakukan treatment. Jadi tidak ada masalah dari sisi prosedur karena masuknya OTG yang harusnya merawat diri sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar melakukan tes swab kepada 90 pelajar asal Papua yang telah menyelesaikan studi pada 19 Juni lalu.

Tes dilakukan untuk memastikan mereka aman dari virus corona sebelum pulang ke Papua dan Papua Barat karena beberapa daerah di Jabar saat itu masih berstatus zona kuning.

Sebanyak 90 pelajar SMA/SMK asal Papua itu selesai menempuh pendidikan di Kota Bandung, Bogor, dan Cimahi, serta Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Sumedang, Subang, Sumedang, Purwakarta, dan Ciamis lewat program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Papua dan Papua Barat.

Pelajar Papua asal Sorong, Jayapura, dan Biak yang bersekolah di Jabar sendiri termasuk salah satu kelompok khusus yang perlu diberikan fasilitas tes swab oleh Gugus Tugas Covid-19 Jabar.

Sebelumnya, seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta dan tiba di Bandara Domine Eduard Osok Sorong diketahui positif Covid-19.

Koordinator Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Farida Tariq mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan terhadap para penumpang pesawat Garuda Indonesia GA 682 pukul 06.20 WIT, pada Sabtu (27/6).

Pihaknya kemudian mendapati hasil tes swab penumpang berinisial WY, siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) asal Kabupaten Sorong Selatan, yang dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tertulis positif Covid-19.

Farida menyebut penumpang tersebut langsung dibawa ke ruang isolasi Bandara Domine Eduard Osok Sorong.

Ia mengaku sudah meminta Gugus Tugas Sorong Selatan agar melakukan karantina mandiri terhadap beberapa orang siswa yang telah kontak erat dengan penumpang positif tersebut.

"Kami juga telah melakukan penyemprotan disinfektan terhadap pesawat sebelum menaikkan penumpang dari Bandara Domine Eduard Osok Sorong," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong bahwa penumpang tersebut untuk sementara dilakukan karantina di Gedung Diklat Kampung Salak menunggu dijemput oleh Gugus Tugas Sorong Selatan karena yang bersangkutan adalah warga Sorong Selatan.

(hyg/fra)

[Gambas:Video CNN]