Perampok Perawat di Angkot Depok Ditangkap Polisi

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 16:23 WIB
Ilustrasi Diborgol Ilustrasi. (Keith Allison/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Metro Depok menangkap dua pelaku perampokan terhadap seorang perawat dan bidan di angkutan kota (Angkot). Kedua pelaku yakni AS dan WM.

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan kedua pelaku sempat berusaha kabur saat penangkapan. Polisi pun menembak kaki pelaku.

"Kami tangkap dua pelaku," kata Azis kepada wartawan, Selasa (30/6).


Perampokan terjadi Minggu (21/6) sekitar pukul 21.20 WIB. Saat itu, korban baru pulang kerja dari RS Tumbuh Kembang, Cimanggis dan menumpang angkot 41 jurusan Cibinong-Pal Kelapa Dua.

Namun, saat korban meminta turun dari angkot di tujuannya, tiba-tiba seorang pelaku berdiri dan mengancam korban menggunakan gunting. Selanjutnya, pelaku mengambil tas milik korban dan menguras barang-barang yang ada di tas itu.

Tak hanya itu, gelang dan anting yang dipakai korban juga dirampas oleh pelaku. Korban diketahui tiarap selama empat jam di dalam angkot dan dibawa berkeliling oleh para pelaku. Pelaku juga menguras saldo ATM milik korban.

Korban baru diturunkan dari angkot oleh para pelaku di Jalan Mayor Oking, Cibinong.

Azis mengatakan polisi masih memburu sopir angkot berinisial KS. Sedangkan, kendaraan angkot yang digunakan untuk melakukan aksinya telah diamankan oleh polisi.

"Kami imbau untuk menyerahkan diri menyusul kedua rekannya yang sudah kami tangkap," ucap Azis.

Atas perbuatannya, kedua pelaku yang telah ditangkap disangkakan dengan Pasal 55 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 12 tahun penjara.

(dis/ugo)

[Gambas:Video CNN]