Tiga Dokter di Aceh Positif Corona

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 20:31 WIB
Petugas medis beristirahat setelah selesai melaksanakan SWAB Test di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Rabu (8/4/2020). Tes dengan sistem tersebut dilakukan guna mempersempit penyebaran COVID-19 di wilayah Depok dan sekitarnya. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww. Sebanyak 3 dokter dan 10 tenaga medis di Aceh terkonfirmasi positif virus corona. Ilustrasi (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif mengatakan terdapat 13 tenaga medis terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Mereka terdiri 3 dokter dan 10 tenaga medis yang berada di sejumlah rumah sakit.

"Ada tiga dokter dan 10 para medis yang saat ini ikut tertular Covid-19," kata Hanif, Selasa (30/6).

Hanif menjelaskan 2 dokter bertugas di RSUD Meuraxa Banda Aceh dan seorang di Aceh Tamiang. Sementara perawat rata-rata bertugas di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh.


Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, Safrizal menyarankan agar seluruh petugas medis menggunakan alat pelindung diri sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Selain itu, pelayanan kesehatan juga harus dievaluasi secara menyeluruh sebelum melakukan pemeriksaan kepada pasien Covid-19 maupun pasien biasa.

Ia mengakui banyak petugas medis masih ada yang menggunakan APD tak sesuai standar sehingga rentan terpapar virus corona. Apalagi di Aceh sudah terdapat 3 dokter dan 10 perawat terkonfirmasi virus corona.

"Ini harus kita evaluasi secara menyeluruh, bagaimana protap yang di fasilitas kesehatan, ini kita perbaiki dulu dan ketatkan lagi," kata Safrizal.

Infografis Daerah Kasus Tertinggi dan Terendah CoronaFoto: Infografis Daerah Kasus Tertinggi dan Terendah Corona
Infografis Daerah Kasus Tertinggi dan Terendah Corona

Menurutnya, banyak faktor yang membuat tenaga medis terpapar virus corona seperti tertular langsung dari pasien atau dari kebiasaan sehari-hari. Di sisi lain, kesadaran masyarakat di Aceh masih rendah untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Banyak sekali faktornya, kita sudah sangat longgar. Termasuk upaya screening awal untuk memperjelas pasien apakah ada covid-19 atau tidak. Kelemahan kita ada di SOP yang susah dijalanakan dengan baik," ujarnya.

Hingga kemarin, jumlah kumulatif pasien positif corona di Aceh sudah mencapi 80 orang. Dengan rincian, 25 orang sembuh, 52 orang dirawat di rumah sakit rujukan dan 3 orang meninggal dunia.

Aceh masuk dalam daftar daerah yang sedikit jumlah kasus positif virus corona di Indonesia. Angka kematian pasien positif juga tergolong sedikit dibandingkan provinsi lainnya.

(dra/fra)

[Gambas:Video CNN]