Kemenag dan TNI Bakal Urus Kerukunan hingga Pelosok Daerah

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 18:38 WIB
Prajurit TNI AD melakukan penjagaan saat pekerja PT Freeport dan kontraktor melakukan aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Timika, Papua, Senin (1/5). Unjuk rasa yang diikuti ribuan pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja Freeport itu sekaligus menandai aksi mogok kerja dari 1-30 Mei, karena belum adanya titik temu dalam perundingan antara manajemen Freeport dan serikat pekerja terkait pemberhentian kerja karyawan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/kye/17 Ilustrasi. Kemenag dan TNI AD bakal mengurus peningkatan kerukunan umat beragama hingga ke pelosok daerah di Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru bicara Kementerian Agama Oman Fathurahman menyatakan Kemenag dan TNI AD bakal mengurus peningkatan kerukunan umat beragama hingga ke pelosok daerah di Indonesia. Peningkatan kerukunan dilakukan melalui program promosi moderasi beragama. 

Oman, yang juga staf ahli Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan itu merespons langkah kementeriannya menggandeng TNI AD untuk program peningkatan kerukunan beragama.

"Sama-sama memasyarakatkan moderasi beragama. Kan, TNI AD punya jaringan yang luas sampai ke pelosok-pelosok," kata Oman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (1/7)


Lebih lanjut, Oman menjelaskan kerja sama program moderasi beragama dengan TNI AD bukan hal baru bagi Kemenag. Pada 2019, kata Oman, Kemenag menjalin kerja sama dengan TNI AD dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk mendorong moderasi beragama.

TMMD TNI AD pada tahun lalu mengusung tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat dan Semangat Gotong Royong dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam mewujudkan Ketahanan Nasional".

Ia pun yakin kerukunan antarumat beragama di Indonesia melalui program moderasi agama akan mengalami meningkat..

"Bagaimana memoderasikan pandangan agama-agama agar moderat, kerjasama dengan TNI, itu kan kegiatannya banyak," kata dia.

Kondisi kerukunan beragama dapat diketahui salah satunya lewat Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) secara nasional yang dikeluarkan Kemenag.

Pada 2019 Indeks KUB berada di angka 73,83 dalam rentang skor 0-100. Angka itu mengalami kenaikan dari tahun 2018 yang sebesar 70,90.

Oman menambahkan dalam kerangka kerja sama ini, Menag turut mendorong agar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang tersebar di daerah bisa bekerja sama dengan TNI.

Tujuannya agar ada sinergi antara TNI AD dan FKUB dalam menyebarkan cara pandang agama yang kondusif untuk menciptakan kerukunan masyarakat.

Sebelumnya, Menag menilai kolaborasi dengan TNI AD dalam peningkatan kerukunan beragama sangat penting dilakukan. Sebab, selain menggunakan strategi pertahanan dan militer, keutuhan NKRI juga bisa dijaga dengan menggunakan pendekatan keagamaan.

(rzr/wis)

[Gambas:Video CNN]