ASN di Aceh Besar Wajib Punya Akun Instagram dan Follow Humas

CNN Indonesia | Kamis, 02/07/2020 12:58 WIB
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta bersiap mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Maju, Pulau Reklamasi, Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Ilustrasi ASN. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Banda Aceh, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di wilayahnya untuk memiliki akun Instagram dan mengikuti akun resmi pemerintah daerah.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor 480/263/2020 yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, tentang penyeberluasan informasi, baik soal Covid-19 maupun pembangunan.

Pada surat itu, Mawardi meminta para kepala dinas untuk memerintahkan semua ASN dan tenaga kontak untuk membuat akun instagram dan mengikuti akun @humasacehbesar dan @mediacenter.acehbesar.


Selain itu, para ASN juga diminta untuk mengajak keluarga dan kerabat mengikuti akun tersebut.

"Mewajibkan OPD (organisasi perangkat daerah) untuk mengikuti/follow akun instagram @humasacehbesar dan @mediacenter.acehbesar, serta mengunggah kembali atau repost konten berita dari akun tersebut," kata Mawardi dalam surat tersebut.

Tidak hanya itu, kepala dinas juga diminta untuk melaporkan jumlah ASN dan tenaga kontrak yang telah mengikuti akun Instagram pemkab setempat, melalui grup WhatsApp.

Surat edaran Bupati Aceh Besar soal ASN wajib punya akun instagram.Surat edaran Bupati Aceh Besar soal ASN wajib punya akun instagram. (Foto: Dok. Istimewa)

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir membenarkan SE tersebut. Dia menyatakan SE itu bertujuan agar seluruh ASN dan tenaga kontrak dapat meneruskan setiap informasi dan publikasi dari pemerintah daerah.

"Abdi negara punya kewajiban bersama untuk menyampaikan informasi ke masyarakat, bagaimana penanganan Covid-19 di Aceh Besar dan informasi pembangunan lainnya," dalih dia, dalam keterangannya, Kamis (2/7).

Menurutnya, dengan memanfaatkan media sosial dan akun resmi dari pemerintah daerah, maka informasi yang sampaikan lebih cepat dan masyarakat bisa berinteraksi. Mengingat, kasus wabah virus corona di Aceh mulai meningkat.

Diketahui, kasus Covid-19 di Aceh, per Rabu (1/7), mencapai 86 orang, dengan 31 orang di antaranya sembuh, dan tiga orang meninggal.

(dra/arh)

[Gambas:Video CNN]