Pimpinan DPR Panggil Anggota yang Minta Dilibatkan CSR BUMN

CNN Indonesia | Sabtu, 04/07/2020 05:36 WIB
Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/6) Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pimpinan DPR RI akan memanggil para anggota Komisi VII yang terang-terangan meminta dilibatkan dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut pemanggilan itu dilakukan Senin (6/7). Para pimpinan DPR akan meminta klarifikasi terkait kejadian itu.

"Pimpinan DPR pada hari Senin depan akan meminta klarifikasi pada pimpinan Komisi VII untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada saat rapat tersebut," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (3/7).


Dasco berkata pihaknya memahami kegelisahan masyarakat atas kejadian itu. Dia berharap dengan pemeriksaan ini pimpinan DPR bisa mengambil tindakan terkait kejadian tersebut.

Politikus Gerindra itu menyebut belum bisa memberikan komentar terkait kejadian itu. Ia dan pimpinan DPR lainnya harus meminta klarifikasi terlebih dulu kepada para anggota.

"Nanti klarifikasi itu tidak akan sembunyi-sembunyi. Silakan kalau media nanti meliput, jadi jadwal dan tempatnya akan transparan kepada media," ujar Dasco.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan pernyataan sejumlah anggota Komisi VII DPR RI yang meminta dilibatkan dalam penyaluran dana CSR saat rapat dengan beberapa BUMN.

Salah satu orang yang melakukan aksi itu adalah Wakil Ketua Komisi VII Alex Noerdin. Saat PT Bukit Asam dan PT Timah memaparkan realisasi CSR, Alex menyebut pemberian CSR harus melibatkan anggota DPR.

"Masa penyerahan CSR nggak melibatkan kami. Paling tidak kami dikasih ruang untuk ikut serta menyerahkan bantuan tersebut ke masyarakat," kata Alex dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (30/6).

(dhf/ain)

[Gambas:Video CNN]