Pendaki Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Selamat Tanpa Baju

CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 08:12 WIB
Wisatwan menikmati matahari terbit dari  Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (30/6). Gunung Bromo merupakan salah destinasi wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan setiap tahunnya dan Kementerian Pariwisata menargetkan sebanyak 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2018 di Indonesia. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd/18 Ilustrasi. Seorang pendaki hilang di Gunung Guntur sejak Sabtu (4/7), berhasil ditemukan selamat pada Minggu (5/7), dalam kondisi tanpa mengenakan baju. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pendaki berhasil ditemukan selamat dengan kondisi tidak memakai baju di sekitar lokasi mata air Cikole, Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Minggu (5/7). Pendaki hilang Gunung Guntur itu sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7).

Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan menuturkan pendaki hilang Gunung Guntur itu bernama Afrizal (16) warga Kecamatan Cilawu, Garut. Dia ditemukan dengan kondisi sehat dan hanya memakai celana, tanpa baju.

"Memang korban saat ditemukan tidak pakai baju, karena menurut keterangannya saat ke luar dari tenda tidak pakai baju," kata Masrokan.


Ia berujar pencarian korban yang hilang di Gunung Guntur itu melibatkan jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, BPBD Garut, TNI, Polri, petugas BKSDA dan sukarelawan warga setempat.

Pencarian dibagi beberapa tim itu. Korban ditemukan oleh warga setempat Entis (61), yang menjadi bagian dalam tim pencarian di kawasan mata air Cikole, Gunung Guntur.

"Pak Entis melakukan pencarian di lokasi mata air Cikole, Pak Entis memanggil anak atas nama Afrizal, alhamdulillah pada saat dipanggil anak tersebut mendengar dan menghampirinya," kata Masrokan.

Ia menyampaikan tidak ada kendala selama operasi pencarian. Korban pun kini sudah diserahkan kepada orang tuanya di Cigarungsang, Kecamatan Cilawu, Garut.

"Korban sekarang sudah diserahkan ke keluarganya, kondisinya sehat, selamat," katanya.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun Antara, Afrizal bersama empat temannya mendaki dan berkemah di Gunung Guntur pada Jumat (3/7) siang. Ia tiba dan memasang tenda sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban bersama temannya berbincang sampai Sabtu (4/7) pukul 02.00 WIB, lalu tidur, namun saat pagi korban tidak ada di tenda.

Teman korban berusaha mencari dan menunggu hingga menjelang siang, namun korban tidak kunjung datang. Temannya memutuskan turun gunung dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Selanjutnya, orang tua korban bersama warga melakukan pencarian pendaki hilang Gunung Guntur hingga akhirnya mendapatkan bantuan dari petugas gabungan.

(Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]