Muhadjir Sebut Pemotongan Kurban Tergantung Zonasi Aman Covid

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 03:06 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy memebrikan keterangan di Istana, Senin (22/6) Menko PMK Muhadjir Effendy. (Rusman-Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 2020 boleh dilakukan dengan beberapa syarat. salah satunya tingkat penyebaran virus corona suatu daerah, apakah masuk kategori aman atau tidak.

Kata Muhadjir, pemilihan zonasi aman ini juga nantinya akan diinformasikan oleh gugus tugas di tiap-tiap daerah.

"Penyembelihan hewan kurban diputuskan dibolehkan dengan pengecualian, pertama kelayakan tempat tersebut dilihat dari status zonasi yaitu zonasi intensitas penyebaran covid yang telah ditetapkan gugas," kata Muhadjir saat menggelar konferensi pers melalui aplikasi Zoom, Kamis (9/7).


Muhadjir menyebut, penyembelihan hewan kurban tak bisa dilakukan dengan maksimal seperti pada Iduladha sebelumnya. Sebab pemerintah mempertimbangkan pencegahan penyebaran virus corona di lokasi penyembelihan. Jangan sampai ada klaster baru virus corona usai Iduladha.

"Menghindari kerusakan harus diutamakan daripada memburu manfaat," kata Muhadjir.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir juga mengumumkan bahwa Masjid Istiqlal belum bisa digunakan untuk kegiatan salat Iduladha tahun ini.

Hal ini sekaligus membantah pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi sebelumnya yang menyebut momen Iduladha bisa digunakan untuk membuka kembali Masjid Istiqlal.

"Dan akhirnya, pertama tentang penggunaan Masjid Istiqlal pada intinya Masjid Istiqlal tahun ini tidak digunakan untuk mengadakan salat Iduladha," kata Muhadjir.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar menjelaskan alasan Masjid Istiqlal belum bisa digunakan umat untuk menggelar salat Iduladha karena proses renovasi yang belum selesai.

"Di Istiqlal belum memungkinkan, obyektifnya kita renovasi memang hampir selesai yakni 90 persen. ada yang belum selesai (misalnya) ada pintu masuknya," kata Nazaruddin yang juga mengikuti kegiatan konferensi pers itu.

(rzr/osc)

[Gambas:Video CNN]