Sambangi Gontor, Khofifah Cari Solusi Cegah Corona di Ponpes

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 14:55 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengirimkan bantauan alat penegakan protokol kesehatan berupa berupa 10.000 kotak masker dan 1.500 alat rapid tes, ke Pondok Modern Darussalam Gontor 2 Ponorogo, Jatim. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambangi Ponpes Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. (CNN Indonesia/Miftah)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor 2, Kabupaten Ponorogo usai tujuh orang santri positif virus corona (Covid-19). Khofifah datang sembari membawa bantuan berupa 10.000 kotak masker dan 1.500 alat rapid tes.

"Kami silaturahmi ke pengasuh Pondok Modern Gontor untuk sama-sama mencari solusi agar perlindungan pada santri dan semua elemen di pesantren supaya bisa berjalan dengan baik," kata Khofifah, Jumat (10/7).

Khofifah mengatakan Ponpes Gontor yang menjadi percontohan program pesantren tangguh selama ini cukup ketat menjalankan protokol kesehatan pencegahan virus corona.


"Kami mengapresiasi bahwa upaya menjalankan protokol kesehatan sejatinya sudah dilakukan, bahkan santri yang kembali ke sini sudah dilakukan pengecekan kondisi kesehatan," kata Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menyebut para santri juga sudah dibiasakan memakai masker, menerapkan physical distancing serta rutin mencuci tangan memakai sabun.

Khofifah mengatakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani permasalahan virus corona di Jatim tak akan berjalan maksimal jika tak ada dukungan dari semua pihak dan masyarakat.

Untuk itu, mantan menteri sosial itu meminta agar pihak ponpes baik pengasuh dan santri juga ikut serta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Semua upaya telah dilakukan pemerintah, kami mohon dukungannya, semua ikut serta menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.

Tim kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dokter dari Polda Jatim serta tim dokter dari Kodam V Brawijaya juga telah diterjunkan ke Gontor untuk menangani santri yang terkonfirmasi positif, melakukan tes cepat hingga melakukan tracing.

Selain bantuan tersebut, Forkopimda juga mengirimkan bantuan berupa puluhan ribu masker, thermo gun, beras, sembako, serta yang lain. Bantuan tersebut diharapkan membantu pengurus ponpes memperketat protokol kesehatan demi memutus rantai penularan Covid-19.

Sebelumnya, sebanyak tujuh santri Pondok Pesantren Modern Gontor Kampus 2 Ponorogo terkonfirmasi positif virus corona. Dari tujuh santri tersebut, enam orang diketahui berasal dari luar Pulau Jawa.

Pemkab dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ponorogo pada Minggu mengonfirmasi kasus pertama santri asal Sidoarjo. Namun hingga Rabu (8/7), bertambah enam orang.

Akibatnya, warga ponpes tidak diperkenankan untuk keluar pondok. Mereka juga tidak boleh menerima tamu atau kunjungan untuk keperluan apapun, kecuali pemenuhan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan.

Hingga kemarin, Sabtu (10/7), kasus positif virus corona di Jawa Timur mencapai 15.730 orang. Dari jumlah tersebut 5.816 orang dinyatakan sembuh dan 1.152 orang meninggal dunia.

(frd/fra)

[Gambas:Video CNN]