Kepala Bappeda Jatim Meninggal Dunia karena Corona

CNN Indonesia | Selasa, 14/07/2020 22:10 WIB
Sejumlah petugas mengangkat peti jenazah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 dari kendaraan untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Poboya, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2020). PDP berusia 56 tahun itu meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Undata Palu. Data Gugus Tugas COVID-19 Sulteng per 11 Mei 2020, jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 83 orang, PDP 31 orang, 3 meninggal dunia, dan 13 orang dinyatakan sembuh. ANTARAFOTO/Eddy Djunaedi/bmz/hp. Ilustrasi pemulasaraan jenazah pasien Covid-19. (ANTARAFOTO/Basri Marzuki)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim Rudy Ermawan Yulianto, meninggal karena infeksi virus corona (Covid-19). Rudy meninggal Selasa (14/7) malam, di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Yulianto meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 di RSU dr Soetomo," kata Khofifah.

Khofifah menuturkan semasa hidup Rudy dikenal sebagai pekerja keras yang memiliki integritas.


"Almarhum juga adalah sosok yang sangat berbakti kepada orang tua," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa berharap pemerintah pusat membantu penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di wilayahnya, khususnya Surabaya Raya.Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa. (Dok. Muchlis - Biro Setpres)

Mantan Menteri Sosial RI ini mengaku sangat kehilangan sosok Rudy. Baginya almarhum juga seorang pekerja yang profesional sekaligus saleh. Atas nama pribadi dan juga Pemprov Jatim, Khofifah pun mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya.

"Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilaf, serta keluarga besar diberikan ketabahan dan keikhlasan. Selamat jalan saudaraku. Kami semua kehilangan teman kerja yang santun, profesional dan saleh," kata Khofifah.

Jawa Timur sendiri saat ini menjadi provinsi dengan tingkat positif corona terbanyak se-Indonesia, yaitu 17.230 kasus per 14 Juli 2020 berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia pukul 12.00 WIB.

Per waktu yang sama, di antara jumlah tersebut, 6.961 sembuh, sementara 1.247 meninggal.

[Gambas:Video CNN]

(frd/kid)

[Gambas:Video CNN]