Khofifah Akui Kasus Corona Masih Jadi PR Jatim

CNN Indonesia
Rabu, 15 Jul 2020 18:16 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (CNN Indonesia/ Farid Miftah Rahman).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan hingga saat ini pihaknya masih berupaya menurunkan angka kasus virus corona (covid-19) di wilayahnya. Khofifah mengaku telah berupaya maksimal agar angka kasus positif maupun kematian dapat segera dikendalikan.

Dia menyebut upaya menurunkan angka kasus positif virus corona di Jatim menjadi pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai.

"Kita harus lihat ada upaya yang sudah sangat maksimal dari rumah sakit untuk beri layanan terbaik ke pasien covid. Kita masih ada PR bagaimana menurunkan kasus dan angka kematian," ujar Khofifah usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo bersama sejumlah gubernur daerah lain di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7).

Meski jumlah kasus positif terus naik, Khofifah mengklaim angka kesembuhan di Jatim menjadi yang tertinggi di Indonesia. Bahkan data per hari ini, angka pasien sembuh di Jatim diprediksi mencapai lebih dari 500 orang.

"Sekarang sudah enam hari berturut-turut alhamdulillah kesembuhan pasien covid-19 di Jatim tertinggi se-Indonesia," kata eks Menteri Sosial.

"Hari ini insyaallah dari data yang saya update kemungkinan sampai 500-an yang sembuh. Semua pada posisi negatif dua kali," imbuh Khofifah.

Ia meyakini angka kesembuhan akan semakin meningkat jika pasien tak perlu mendapatkan dua kali hasil negatif untuk dinyatakan sembuh. Namun, merujuk surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19, Khofifah mengatakan pasien dinyatakan sembuh setelah mendapat satu kali hasil tes negatif dari RT-PCR.

"Kalau surat edaran Menkes yang baru bisa negatif satu kali atau bahkan gejala klinisnya baik selama 10 hari, tentu jumlah yang sehat bisa lebih signifikan lagi," katanya.

Diketahui kasus positif corona di Jatim masih menjadi tertinggi di tingkat nasional. Per Selasa 14 Juli 2020, jumlah kasus di wilayah tersebut mencapai 17.230 kasus. Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 6.961 dan pasien meninggal 1.247.

Presiden Jokowi juga sebelumnya telah menargetkan agar Jatim dapat segera mengendalikan kasus dalam waktu dua pekan sejak kunjungannya beberapa waktu lalu. Namun hingga tenggat dua pekan itu berakhir, kasus di Jatim masih terus naik.

(psp/osc)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER