Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Pegawai Positif Corona

CNN Indonesia
Rabu, 15 Jul 2020 19:30 WIB
Calon penumpang commuterline menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR untuk mencegah penyebaran mata rantai covid-19. CNNIndonesia/Safir Makki 21 pegawai Bappeda Jawa Timur positif virus corona. Ilustrasi (CNNIndonesia/Safir Makki)
Surabaya, CNN Indonesia --

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Jatim), Heru Tjahjono mengatakan sebanyak 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim positif virus corona (Covid-19).

Status positif puluhan pegawai itu setelah Kepala Bappeda Jatim, Rudy Ermawan Yulianto meninggal dunia usai terpapar virus corona pada Selasa (14/7).

"Di Bappeda banyak yang terkonfirmasi, ada 21 orang," kata Heru, Rabu (15/7).

Heru menyebut aktivitas di Kantor Bappenas Jatim saat ini berjalan dengan pembagian jam kerja. Separuh pegawai kerja di kantor dan separuh kerja dari rumah. Mereka bergantian dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Sementara waktu kantor sudah mulai (aktivitas). Tapi masuk separuh-separuh," kata Heru.

Menurut Heru, pihaknya pun telah menunjuk salah satu pejabat menjadi pelaksana harian (Plh) Kepala Bappeda Jatim.

"Sementara di Bappeda ada Plhnya. Salah satu staf jadi Plh," ujar Heru.

Heru memastikan Rudy tak terinfeksi Covid-19 di lingkungan Kantor Bappeda Jatim. Ia diduga tertular dari sang ayah yang meninggal akibat corona 4 Juli lalu.

Sehari setelahnya, pada 5 Juli, Rudy dilarikan ke Rumah Sakit Darmo. Namun, kondisinya terus memburuk, sehingga harus dirujuk ke RSUD dr. Soetomo pada 7 Juli.

Ia mengatakan Rudy meninggal bukan karena faktor virus corona semata. Almarhum juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta lainnya seperti hipertensi dan diabetes.

Ia pun mengaku sangat kehilangan sosok Rudy. Baginya almarhum adalah salah satu ASN yang berdedikasi dan berprestasi di lingkungan Pemprov Jatim.

"Kita semua merasa kehilangan Pak Rudy. Beliau adalah seorang staf mempunyai dedikasi, loyalitas dan prestasi cukup bagus," ujar Heru.

Jawa Timur masih menjadi provinsi yang memiliki kasus positif tertinggi dibandingkan 33 provinsi lain. Total kumulatif kasus positif di wilayah yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa telah mencapai 17.395 orang.

(frd/fra)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER