Hadapi Corona, Gresik Alihfungsi Stadion Sepakbola

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2020 18:51 WIB
Stadion Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, yang berkapasitas 25 ribu penonton, dialihfungsikan menjadi ruang perawatan pasien corona. Ilustrasi perawat covid-19. Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI
Surabaya, CNN Indonesia --

Stadion sepakbola berkapasitas 25 ribu penonton, Joko Samudro Gresik, bakal dialihfungsikan sementara waktu sebagai tempat atau pondok rehabilitasi dan observasi virus corona (Covid-19) Jawa Timur.

Stadion ini akan menjadi tempat untuk perawatan, serta isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan, hingga pasien sembuh yang masih butuh isolasi dan observasi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun memberikan apresiasi kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang menginisiasi stadion di daerahnya sebagai gedung perawatan Covid-19.


"Inisiasi seperti ini kami sangat apresiasi karena bisa mempercepat layanan pasien ringan sampai sedang serta mengurangi beban dan penumpukan di RS rujukan yang menangani Covid-19," kata Khofifah, Senin (20/7).

Khofifah juga mengapresiasi Sambari yang telah mempersiapkan ruang isolasi di stadion tersebut, dengan membaginya menjadi kategori zona hijau, kuning dan merah.

Zonasi tersebut dibedakan berdasarkan kualifikasi yaitu zona hijau dipergunakan untuk tenaga kesehatan dan administrasi. Kemudian, zona kuning dipergunakan untuk pasien yang tidak memiliki gejala tapi positif.

Sedangkan zona merah dipergunakan bagi pasien yang memiliki gejala sedang dan atau sudah selesai menjalankan perawatan tapi masih membutuhkan rehabilitasi.

Untuk itu, Gubernur Khofifah meminta agar Pondok Rehabilitasi dan Observasi Pasien Covid 19 di Stadion Joko Samudro ini segera difungsikan.

"Tapi sebelumnya harus dipastikan terlebih dahulu bahwa siap untuk dioperasionalkan, baik kesiapan tenaga kesehatan maupun alat kesehatannya. Sedangkan sistem pelayanan dan jaringan kerjanya menurut saya sudah cukup baik," kata dia.

Gubernur menambahkan dengan Pondok Rehabilitasi dan Observasi Pasien Covid 19 di Stadion Joko Samudro, bisa dipetakan secara detail bagaimana pelayanan dengan gejala ringan, sedang dan berat.

Khofifah bilang pemetaan pelayanan pasien hal penting. Dengan pemetaan itu, pasien bisa dipindahkan ke ruang lain bila berubah status. Dia berkata cara seperti itu sudah diterapkan di RS Darurat lapangan Indrapura di Surabaya.

"Pasien di-monitoring perkembangan kondisinya secara detail dan intensif," katanya.

Khofifah lalu menyinggung progress perawatan pasien Covid-19 di RS Darurat Surabaya, Jala Indrapura, Kota Surabaya, yang sampai saat ini, mengalami kemajuan cukup signifikan. Pasien yang sudah dinyatakan sembuh mencapai 100 persen.

"RS Darurat Indrapura menjadi best practice dimana menjadi tempat relaksasi bagi rumah sakit rujukan. Pelayanannya juga menjadikan pasien Covid-19 merasa nyaman," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, model observasi dan rehabilitasi semacam ini harus bisa dicontoh tempat lain. Tujuannya adalah untuk membantu kesembuhan para pasien Covid-19. Selain itu, relaksasi semacam ini berguna juga untuk mengurangi penumpukan pasien di RS rujukan.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan Stadion Joko Samudro mampu menampung hingga 140 tempat tidur. Jika diperlukan, pihaknya akan kembali menambah tempat tidur.

"Saat ini 140. Sesuai perhitungan stadion ini menampung hingga 500 lebih tempat tidur," kata Sambari.

Selain itu, nantinya fasilitas observasi dan rehabilitasi GJOS bakal didampingi enam dokter dibantu 16 perawat.

"Petugas keamanan dari unsur tiga pilar juga akan disiagakan untuk mengamankan lokasi ini," ujar dia.

(frd/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER