Polisi Akan Periksa Ulang Saksi Pembunuhan Editor Metro TV

CNN Indonesia | Selasa, 21/07/2020 11:02 WIB
Temuan Rambut di Lokasi Milik Editor Metro TV Hingga Periksa 34 Saksi Foto ilustrasi. (mkaragoz/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan polisi akan memeriksa ulang sejumlah saksi terkait penemuan jenazah editor Metro TV, Yodi Prabowo, yang diduga dibunuh dan ditemukan di pinggir jalan tol JORR, Jakarta Selatan.

Sejauh ini, kata Yusri, polisi telah memeriksa 34 saksi guna mengusut kasus kematian Yodi. Dari jumlah tersebut, kata Yusri, ada beberapa saksi yang diperiksa ulang. Pemeriksaan ulang itu untuk memastikan kembali keterangan saksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada penyidik.

"Beberapa saksi akan kita lakukan pemeriksaan ulang rencananya besok atau hari ini kita lakukan pemeriksaan," ucap Yusri, Selasa (21/7).


Senin (20/7) kemarin, tim gabungan diketahui kembali mendatangi lokasi penemuan jenazah Yodi.

Yusri menerangkan pengecekan TKP itu dilakukan untuk mencocokkan dengan keterangan saksi yang diperoleh penyidik.

"Kita lihat lagi apa yang sebenarnya ada di lapangan seperti apa. Apa ada kemungkinan petunjuk lain, masih ada atau enggak," tuturnya.

Sementara itu, pekan lalu, polisi mengungkap ada temuan rambut di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Temuan itu pun kemudian dibawa ke laboratorium forensik Polri untuk di teliti. Hasilnya, kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, rambut itu ternyata milik Yodi Prabowo. 

"Itu rambut punya korban," kata Tubagus kepada wartawan, Selasa (21/7).

Sementara itu, untuk barang bukti lain, seperti pisau dapur yang ditemukan di lokasi, masih menunggu pemeriksaan labfor.

Sebelumnya, video editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Ulujami, Jakarta Selatan pada 10 Juli lalu.

Berdasarkan hasil autopsi, terungkap penyebab utama kematian Yodi adalah luka tusukan di bagian leher.

Polisi turut menemukan sebilah pisau dapur ditemukan di lokasi kejadian. Diduga, pisau tersebut digunakan oleh pelaku untuk menusuk Yodi.

Hingga kini tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Metro dan Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan proses penyelidikan.

(dis/kid)

[Gambas:Video CNN]