Unair Sebut Gilang Bungkus Jarik Berada di Kalimantan

CNN Indonesia | Sabtu, 01/08/2020 20:12 WIB
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya belum mendapatkan klarifikasi dari oknum mahasiswanya, Gilang yang tersangkut kasus bungkus kain jarik. Ilustrasi. (CNNIndonesia/ Abdallah)
Surabaya, CNN Indonesia --

Pihak Universitas Airlangga (Unair) Surabaya belum mendapatkan klarifikasi dari oknum mahasiswanya, Gilang, yang kini tersangkut dugaan pelecehan seksual bungkus kain jarik. 

Meski begitu, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo mengatakan pihaknya kini sudah mengetahui di mana Gilang berada.

"Belum (dapat klarifikasi). Keluarga di Kalimantan, yang bersangkutan juga di Kalimantan sejak Maret lalu," kata Suko, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (1/8).


Suko menyebut informasi itu diperoleh usai mendapatkan konfirmasi dari salah seorang kerabat mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya tersebut. 

"Informasi dari kerabatnya," ujarnya. 

Sementara ini pihak dekanat FIB, kata Suko, tengah mengatur mekanisme sidang komite etik terhadap Gilang secara virtual. Hal itu bakal dilakukan Senin (3/8).

"Sedang diatur, Senin rencananya by Zoom," ucapnya. 

Senada, Wakil Dekan I FIB Unair Puji Karyanto mengatakan saat ini pihaknya masih terus melacak dan mencari tahu di mana keberadaan Gilang. 

"Kami masih terus melacak dan mencari tahu, karena kami juga berkepentingan segera klarifikasi, serta sidang komisi etik," ujarnya. 

Pihak dekanat, kata dia, juga terus berkoordinasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tengah menginvestigasi kasus ini di internal Unair. Selain itu, kata Puji, pihak kepolisian juga mulai bergerak menyelidiki kasus ini. 

"Kami masih koordinasi dengan adik-adik BEM dan teman seangkatan. Polisi juga sepertinya sedang berusaha terus melacak posisi yang bersangkutan," ujarnya. 

Sebelumnya, jagad dunia maya diramaikan dengan dugaan  pelecehan seksual 'bungkus kain jarik' berkedok penelitian yang dilakukan oknum oleh mahasiswa Unair Surabaya bernama Gilang. 

Suko pun membenarkan bahwa nama Gilang atau Gilang Aprilian Nugraha Pratama, terdaftar di Fakultas Ilmu Budaya Unair.

"Fakultas Ilmu Budaya Unair telah menggelar sidang komite etik terhadap yang bersangkutan. Pastinya kami akan mengambil tindakan tegas karena sudah menyalahi etika mahasiswa," ujarnya, Kamis (30/7).

Ia mengatakan FIB Unair telah menghubungi Gilang dan keluarganya. Namun hingga saat ini, Gilang yang merupakan warga luar kota Surabaya belum bisa dihubungi.

Selain itu, jika terbukti melanggar pidana, Suko mengatakan pihaknya menyerahkan proses hukum kasus ini sepenuhnya ke kepolisian. 

"Menyerahkan kepada yang berwenang, artinya sikap fakultas tegas, tidak akan melindungi perbuatan yang dinilai bersalah," kata Suko.

(frd/pmg)

[Gambas:Video CNN]