Hilang, Jasad Petani di Sumut Ditemukan Dikelilingi Buaya

CNN Indonesia | Sabtu, 01/08/2020 21:36 WIB
Petani yang hilang usai diterkam buaya  Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, ditemukan sudah tak bernyawa. Petani di Sumatera Utara yang hilang usai diterkam buaya ditemukan tak bernyawa. Ilustrasi (iStockphoto/Herwin Bahar)
Medan, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan menemukan jenazah seorang petani di Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, yang hilang sejak satu minggu lalu usai dimakan buaya. Saat ditemukan jasad pria bernama Ponidi (47) itu sudah tak utuh lagi.

"Benar, jenazah korban sudah ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB tadi," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Sabtu (1/8).

Sariman mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga di sekitar Sungai Parit Cina. Saat itu, jenazah masih dikelilingi beberapa ekor buaya.


"Warga tersebut langsung melaporkan kepada tim gabungan. Kemudian tim bersama satu orang pawang buaya menuju lokasi untuk mengevakuasi jasad korban," ujarnya.

Dari hasil evakuasi ternyata bagian tubuh korban sudah hilang antara lain bagian kepala dan dada. Kemudian jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka.

"Jenazah sudah dievakuasi dengan bantuan pawang buaya. Karena saat itu jenazah korban dikelilingi buaya," katanya.

Sebelumnya, korban bersama istri dan seorang anaknya sekitar pukul 11.00 WIB hendak pergi ke kebun sawit pada Minggu 26 Juli lalu. Mereka naik sampan melintasi Sungai Parit Cina untuk menuju kebun sawitnya.

Saat Ponidi hendak turun dan menambatkan perahu di sekitar perkebunan sawit, tiba-tiba buaya menerkamnya.

Melihat kejadian itu istri dan anak Ponidi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan aparat setempat. Petugas yang menerima laporan tersebut melakukan pencarian.

(fnr/fra)

[Gambas:Video CNN]