Ganjil Genap Berlaku Lagi, MRT Beroperasi Hingga Pukul 22.00

CNN Indonesia | Minggu, 02/08/2020 19:38 WIB
MRT Jakarta memperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB mulai Senin (3/8), seiring dengan penerapan ganjil genap kendaraan di DKI Jakarta. MRT Jakarta memperpanjang jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB mulai Senin (3/8), seiring dengan penerapan ganjil genap kendaraan di DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Polda Metro Jaya kembali menerapkan aturan ganjil genap di beberapa ruas jalan yang ada di Jakarta. Berkaitan dengan hal tersebut MRT melakukan beberapa penyesuaian dan perubahan jadwal operasional.

Perubahan ini akan efektif berlaku besok, Senin (3/8). Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Muhammad Effendi mengatakan perubahan jadwal dilakukan seiring dengan ganjil genap yang kembali berlaku di Jakarta.

Untuk itu jam operasional MRT akan berlaku hingga pukul 22.00 WIB. "Layanan jam operasional MRT Jakarta kami perpanjang sampai dengan pukul 22.00 WIB," terang Effendi melalui rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (2/8).



Meski begitu, pihaknya memastikan protokol kesehatan untuk antisipasi penyebaran pandemi covid-19 tetap diterapkan. Hal ini juga dilakukan agar masyarakat bisa menggunakan MRT sebagai alternatif kendaraan umum selama bepergian. 

"Kami juga tetap pastikan seluruh protokol kesehatan diterapkan dengan baik, sehingga MRT Jakarta dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat dalam bermobilisasi, dan pengguna dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan transportasi publik," imbuh dia. 

Ia merinci perubahan layanan MRT selain jam operasional yang diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB. Yaitu, jam operasional di hari kerja akan dimulai pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB.

Kemudian, di akhir pekan dimulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Selain itu, jarak antar kereta (headway) pada hari kerja akan berlangsung lima menit untuk jam sibuk, yakni di rentang waktu 07.00 WIB - 09.00 WIB dan 17.00 WIB - 19.00 WIB. 

"Sepuluh menit untuk jam non-sibuk, dan di akhir pekan akan ada 20 menit sekali," jelas Effendi. 

Sementara untuk jumlah penumpang tetap akan diberlakukan pembatasan, yakni sebanyak 62-67 orang per gerbong atau sebanyak 390 orang per rangkaian kereta. 

"PT MRT Jakarta (Perseroda) senantiasa mengajak kembali masyarakat untuk menggunakan transportasi publik dalam kegiatan sehari-hari," tandasnya.

Selama masa PSBB Transisi di DKI Jakarta saat ganjil genap belum diberlakukan kembali, jam operasional MRT sejak pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sementara pada akhir pekan jam operasional dimulai pukul 06.00 hingga pukul 20.00 WIB.

(tst/bir)

[Gambas:Video CNN]