Satu Bulan Atasi Karhutla Sumsel Habiskan 4,6 Juta Liter Air

CNN Indonesia | Kamis, 06/08/2020 18:45 WIB
Helikopter pengebom air telah menumpahkan lebih dari 4,6 juta liter air untuk memadamkan karhutla di Sumatera Selatan dalam satu bulan terakhir. Pemadaman karhutla menggunakan helikopter pembom air. (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Helikopter pengebom air telah menumpahkan lebih dari 4,6 juta liter air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di 51 titik di Sumatera Selatan selama satu bulan terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori, mengatakan heli pembom air mulai dikerahkan untuk pemadaman sejak 25 Juni 2020 saat terjadi kebakaran di Desa Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.

"Ada lima unit helikopter yang sudah bergerak memadamkan ke delapan kabupaten," ujarnya, Kamis (6/8).


Menurut dia terdapat total delapan unit helikopter yang siap siaga untuk operasi pemadaman pada 2020, yakni Heli Kamov 321 BC PK-IKR, Heli Sikorsky S61N/C-FXEC, Heli MI8 RA-22700, Heli MI8 RA-22583, Heli MI8 RDPL 34140, Heli RDPL 34230, Heli MI-8AMT RA-24699, Heli MI-8AMT RA-24427.

Namun baru lima helikopter yang terbang memadamkan kebakaran, yakni Heli Kamov 321 BC PK-IKR (2,3 juta liter air), Heli Sikorsky S61N/C-FXEC (1,7 juta), Heli MI8 RA-22700 (288.000), Heli MI8 RA-22583 (236.000), Heli MI-8AMT RA-24699 (32.000).

Sementara dari 51 lokasi pemadaman, titik terbanyak berada di Kabupaten Muara Enim dengan 26 titik, Ogan ilir (8), Pali (7), Musi Banyuasin (3), Musi Rawas (3), Banyuasin (2), OKI (2), dan OKU Timur (1).

"Total boombing sudah dilakukan 1.046 kali dalam 33 kali penerbangan," tambahnya.

"Kesiapsiagaan armada udara pemadaman akan terus ditingkatkan jelang puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus-September 2020," kata dia.

(Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]