Prabowo Subianto: Aku dari Kecil Ingin Bintang Empat

CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 18:58 WIB
Ketum Gerindra Prabowo Subianto tetap bersyukur pensiun dengan pangkat jenderal bintang tiga karena banyak rekannya hanya mencapai berpangkat kolonell Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku sedari kecil bercita-cita memiliki pangkat bintang 4 alias jenderal (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjadi seorang berpangkat perwira tinggi berbintang empat alias jenderal sejak kecil.

Namun, meski harapan itu tak tercapai, ia bersyukur karena bisa mengakhiri pengabdian sebagai anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dengan pangkat letnan jenderal (letjen) alias jenderal bintang tiga.

Dia bersyukur lantaran rekan-rekannya banyak yang mengakhiri pengabdian di ABRI dengan pangkat terakhir sebagai letnan kolonel (letkol) atau kolonel.


"Aku dari kecil ingin bintang empat, dikasih bintang tiga, ya terima kasih. Lumayan bintang tiga daripada teman-teman saya yang masih letkol [letnan kolonel] atau kolonel," kata Prabowo saat berpidato secara daring di Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra, Sabtu (8/8).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai memamerkan sejumlah capaian Gerindra dalam lima tahun terakhir saat menyampaikan laporan pertanggungjawabannya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra 2015-2020.

Lieutenant-General Prabowo Subianto (L) join hands with Lieutenant-General Sugiono (R) after a ceremony at the strategic command headquarters led by Army chief General Subagyo 20 March. Prabowo, formerly head of the elite Kopassus corps and a son-in-law of Indonesian President Suharto, is assuming the position of head of the army's strategic command from Sugiono. AFP PHOTO/KEMAL JUFRI / AFP PHOTO / KEMAL JUFRIPrabowo Subianto (kiri) mengakhiri karir militernya dengan pangkat terakhir bintang tiga atau letnan jenderal TNI AD (AFP/KEMAL JUFRI)

Ia mengatakan perolehan suara Gerindra pada pemilu 2019 naik 2,7 juta suara dibandingkan 2014. Dengan raihan itu, maka Gerindra sukses mengirimkan 78 kadernya ke Gedung Parlemen Senayan. Angka tersebut naik 6,85 persen dari perolehan Pemilu 2014 lalu, yaitu 73 kursi DPR RI.

Namun, Prabowo menampik capaian itu tercapai karena sosok atau ketokohan dirinya. Menurutnya, Gerindra menjadi partai politik yang besar karena menyuarakan hati rakyat, bukan karena ketokohan dirinya sebagai ketua umum.

"Bukan kita besar bukan karena ketua umumnya. Bukan karena tokoh-tokohnya," tambahnya.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari memprediksi Prabowo bakal mendapatkan tambahan bintang kehormatan setelah resmi dilantik jadi Menhan.Isu Prabowo akan mendapatkan pangkat jenderal sempat menjadi pembahasan tahun lalu atau setelah Prabowo dipastikan menduduki kursi Menteri Pertahanan (Menhan) di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Sebagai menteri pertahanan dia akan dinaikkan jadi bintang empat karena dia sebagai Menhan memerlukan bintang empat supaya sederajat dengan panglima dan jajaran terkait lainnya. Prabowo akan menampilkan wajah pertahanan Indonesia yang sangar, akan terlahir lagi macan asia," kata Qodari seperti diberitakan sejumlah media pada Oktober 2019 lalu.

Sebagai informasi, jenderal kehormatan ini bukan hal baru. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan sosok yang mendapat jenderal bintang empat kehormatan saat menjadi Menko Polkam.

Di era pemerintah Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, sosok Agum Gumelar juga mendapat gelar jenderal kehormatan. Kemudian, di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri, pemerintah memberikan gelar jenderal bintang empat kehormatan pada Menko Polhukam Hari Sabarno dan Kepala BIN AM Hendropriyono.

(mts/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]