Jadi Tersangka 'IDI Kacung WHO', Jerinx Langsung Ditahan

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 15:03 WIB
Polda Bali menetapkan drummer SID Jerinx sebagai tersangka pencemaran nama baik dan ujaran kebencian 'IDI kacung WHO'. Jerinx SID ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali. (CNNIndonesia/Putu).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Bali menaikkan status musikus I Gede Ari Astina alias Jerinx menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian 'IDI kacung WHO' yang diposting di akun instagramnya @jrxsid. Penetapan tersangka drummer Superman Is Dead itu setelah dalam gelar perkara penyidik menemukan terpenuhinya unsur pidana.

"Sudah jadi tersangka dan sudah diperiksa," kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho dalam pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/8).

Setelah menetapkan sebagai tersangka, Polisi kemudian langsung melakukan penahanan kepada Jerinx.


"Sudah ditahan hari ini," ujarnya.

Polisi menjerat Jerinx dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. 

Jerinx sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Namun, ia menegaskan ucapan maafnya itu sebagai bentuk rasa empati kepada IDI.

"Saya klarifikasi sekarang, saya tidak punya kebencian. Saya tidak punya niat menghancurkan dan menyakiti perasaan kawan-kawan IDI dan ini 100 persen sebuah kritikan," ujarnya.

Pria bertato itu kemudian meminta kritikannya ditanggapi secara jernih. Menurutnya, jangan menanggapi sebuah kritikan dengan perasaan atau emosi.

"Saya tidak punya kebencian personal kepada IDI. Jadi tolong jangan ditanggapi dengan perasaan," kata Jerinx.

(fra/osc)

[Gambas:Video CNN]