Pegawai Kena Corona, Giant Margo City Tutup Sampai 25 Agustus

Antara, CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 23:12 WIB
Usai salah satu pegawai positif corona, Giant Margo City melakukan tes cepat kepada 75 pegawai, hasilnya 15 orang keluar dengan hasil reaktif. Ilustrasi virus corona. (iStockphoto/BlackJack3D)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok melakukan penutupan sementara Giant Margo City mulai 15 hingga 25 Agustus 2020. Penutupan dilakukan usai salah satu pegawai terkonfirmasi positif corona.

"Pada hari ini (Jumat) telah dikeluarkan Surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Nomor 8.02/143/GT/2020 tanggal 14 Agustus 2020 Perihal Penutupan Sementara Giant Margo City," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Mohammad Idris dalam keteranganya, Jumat (14/8) malam.

Idris yang juga menjabat sebagai Wali Kota Depok mengatakan penutupan sementara ini bertujuan untuk mencegah penularan kasus. Idris meminta selama penutupan sementara untuk melaksanakan mitigasi di seluruh area Giant Margo City, Pengecekan kesehatan bagi seluruh karyawan, terutama bagi yang belum melakukan swab PCR, serta melakukan isolasi mandiri bagi seluruh karyawan.


"Kami minta untuk melaporkan perkembangan yang terjadi," katanya.

Usai satu pegawai terkonfirmasi positif, Giant Margo City melakukan tes cepat terhadap sebanyak 75 orang dengan hasil 15 reaktif dan akan ditindaklanjuti dengan tes usap. Sedangkan 30 orang pegawai lainnya dilakukan tes usap karena mempunyai kontak erat dengan pegawai yang positif tersebut dan hasilnya masih menunggu dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kemenkes.

"Saat ini kami masih memprioritaskan pemeriksaan untuk kasus suspek dan kontak erat, akan tetapi sudah direncanakan untuk peningkatan Swab Test yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang dimiliki," katanya.

Kota Depok telah memiliki Laboratorium (LABKESDA), yang sudah terakreditasi untuk melaksanakan Swab Test secara mandiri, demikian pula di RSUD Kota Depok. Untuk memperluas jangkauan pemeriksaan Swab Test, Pemerintah Kota Depok pun telah bekerjasama dengan RS Universitas Indonesia dan RS Brimob Kelapa Dua.

(ain)

[Gambas:Video CNN]